ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 129 menayangkan adegan yang mampu membuat penonton tersenyum salah tingkah saat menyaksikannya.
Pasalnya, Sena dan Davina pergi bertamasya untuk menghabiskan waktu bersama. Banyak adegan romantis yang menyorot kebersamaan mereka.
Sementara itu, Dipa hendak mempercepat acara pernikahannya dengan Jihan. Ia ingin menjadikan keluarga Novan sebagai tameng dari setiap tindak kejahatannya.
Baca Juga:
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 128: Davina dan Veronika Berdamai, Pertanda Mendapatkan Restu?
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 129:
Sena dan Davina berencana pergi piknik bersama. Davina telah menyiapkan bekal untuk mereka berdua berupa sandwich, buah-buahan dan makanan ringan lainnya.
Sebelum Sena pergi menjemput Davina, ia menyempatkan diri untuk rapat dengan komandan Kepolisian, Dion dan Reza. Mereka hendak membahas kasus pencucian uang yang dilakukan oleh Dipa. Mereka menyusun rencana untuk menyusup ke rumah Hans dan mengawasi anggota keluarganya.
Setelah itu, Sena segera berangkat menjemput Davina. Davina terlihat cantik memakai dress berwarna dongker dengan riasan indah di wajahnya.
Baca Juga:
Sinopsis Film Agensi Rumah Tangga: Yayasan Penyalur Asisten Rumah Tangga
Mereka pergi ke sebuah taman dengan hamparan rumput dan danau yang jernih. Pemandangan tersebut berhasil menciptakan suasana tenang dan nyaman.
Sena dan Davina mengisi waktu kebersamaan mereka dengan berbincang, makan bersama, dan saling melemparkan candaan.
Davina melihat sebuah perahu di danau, ia mengajak Sena untuk menaiki perahu tersebut. Sena pun menuruti permintaan Davina, ia berusaha menyenangkan hati wanita yang dicintainya.
Sementara itu, Dipa telah mendapatkan perintah dari sang ayah untuk menyegerakan acara pernikahannya dengan Jihan. Dipa pergi menemui Jihan dan mengajaknya survey vanue untuk acara pernikahan mereka.
Keluarga Dipa sengaja mempercepat acara pernikahan anaknya dengan Jihan agar terhindar dari permasalahan pencucian uang sekaligus menjadikan keluarga Novan sebagai tameng untuk menutupi kejahatan mereka.
