ARASVARA.ID - Sinetron Wajah Cinta Yang Lain episode 38 memperlihatkan adegan yang maampu menghangatkan hati penonton saat menyaksikannya.
Kehadiran Sanny ke kantor Ariana secara tiba-tiba mampu meluluhkan Davin yang dikenal sebagai seseorang berhati dingin.
Melihat kebersamaan Davin dan Sanny menjadi pemandangan yang menyejukkan hati Ariana. Mereka bertiga tampak seperti keluarga kecil yang bahagia.
Baca Juga:
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 128: Davina dan Veronika Berdamai, Pertanda Mendapatkan Restu?
Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 38:
Hubungan Sanny dengan ayahnya, Virzha, sedang tidak baik-baik saja. Anak perempuan itu merasa ayahnya terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga kurang memperhatikan dirinya.
Saat bu Ismi tengah memasak hindangan untuk sarapan, Sanny keluar rumah secara diam-diam. Sanny berencana menemui Ariana di kantornya, ia sangat merindukan kehangatan seorang ibu.
Sanny yang menyebrang jalan tanpa hati-hati hampir tertabrak oleh mobil. Ternyata yang mengendarai mobil tersebut adalah Karen, ia terkejut melihat seorang anak perempuan pergi ke luar rumah sendirian.
Baca Juga:
Sinopsis Film Agensi Rumah Tangga: Yayasan Penyalur Asisten Rumah Tangga
Kemudian Karen membawa Sanny ke dalam mobilnya, ia berniat mengantarkan anak kecil tersebut kembali ke rumahnya. Namun, Sanny justru memohon untuk diantarkan ke kantor Ariana. Karen yang tidak ingin mengambil pusing segera berangkat menuju tempat Ariana berada.
Sesampainya di kantor, Karen meninggalkan Sanny sendirian, ia perlu mengurus sesuatu yang mendesak sehingga tidak dapat menemani Sanny lebih lama.
Sanny diantar oleh resepsionis kantor tersebut untuk bertemu Ariana. Tentu saja Ariana terkejut melihat kedatangan Sanny, terlebih lagi ia pergi hanya seorang diri. Ariana yang memiliki jadwal mendesak menitipkan Sanny kepada Davin.
Baca Juga:
Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 36: Ariana dan Davin Berdansa
Kemudian Davin mengajak Sanny untuk bermain di ruangannya sambil menunggu kedatangan Ariana. Davin menyediakan berbagai kebutuhan Sanny, mulai dari makanan ringan hingga bersedia menemani Sanny bermain.
Sementara itu, Ariana pergi bertemu dengan rekan bisnisnya, mereka perlu mempersiapkan konsep Ricewell lebih matang.
