ARASVARA.ID - Pada Sinetron Wajah Cinta Yang Lain episode 29 kondisi Ariana semakin membaik pasca kejadian berbahaya yang menimpanya di gedung tua.
Namun, kekhawatiran Dvin terhadap kondisi Ariana tidak kunjung mereda. Davin kembali teringat trauma kehilangan yang pernah menimpanya di masa lalu. Ia takut peristiwa itu terulang kembali.
Apa saja yang Davin lakukan untuk menjaga Ariana agar tetap aman? Artikel ini membahas sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain episode 29. Simak selengkapnya.
Baca Juga:
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 121: Butterfly Era Sena dan Davina
Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 29:
Davin memutuskan untuk bermalam di ruangan Ariana. Ia sangat mengkhawatirkan kondisi perempuan tersebut meski kondisinya dinyatakan membaik.
Saat Davin sedang memperhatikan wajah Ariana, perempuan itu meracau dalam tidurnya. Davin mengira Ariana merasa sakit pada bagian tubuhnya, ternyata ia bermimpi buruk. Davin berusaha menenangkan Ariana hingga tertidur kembali.
Keesokan paginya, Virzha serta pihak kepolisian datang untuk menemui Ariana. Ariana ditetapkan sebagai saksi mata dalam kasus penyekapan yang melibatkan dirinya. Sebelum menemui Ariana, Virzha dan Davin berdiskusi terlebih dahulu untuk memberikan informasi perkembangan kondisi kesehatan Ariana.
Baca Juga:
Sinopsis Film The Odyssey 2026: Perjalanan Pulang Seorang Raja
Ketika Davin dan Virzha berbincang di luar ruangan, Nadin masuk untuk menjenguk Ariana. Ia juga memberitahukan bahwa Virzha datang bersama pihak kepolisian untuk meminta keterangan dari Ariana. Nadin memperingati Ariana untuk mempersiapkan penjelasan yang masuk akal.
Setelah itu, Virzha masuk ke ruangan Ariana dan memberikan beberapa pertanyaan investigasi kepada Ariana. Dengan wajah tenang, Ariana memberikan berbagai penjelasan logis kepada Virzha.
Virzha merasa cukup atas seluruh jawaban Ariana. Kemudian ia menyimpulkan bahwa Ariana tidak ada keterlibatan apapun, baik dengan tersangka maupun korban. Virzha akhirnya pamit kepada Ariana dan Davin untuk melanjutkan tugasnya.
Setelah itu, Davin memerintahkan Nadin untuk mengurus administrasi kepulangan Ariana karena perempuan itu telah dinyatakan sembuh. Kemudian Davin dan Nadin mengantar Ariana ke rumahnya.
Sesampainya di rumah, Davin memperkenalkan seorang bodyguard yang akan menjaga Ariana. Tentu saja Ariana menolak perbuatan Davin, ia merasa pria itu terlalu berlebihan. Namun, Davin memohon kepada Ariana untuk mengikuti perintahnya, sebab ia sangat khawatir Ariana mendapatkan tindak kejahatan di kemudian hari.
