Makna Lirik lagu "Langit Abu-Abu" Karya Tulus

Makna lirik lagu "Langit Abu-Abu" karya Tulus.

Makna lirik lagu "Langit Abu-Abu" karya Tulus.(Pinterest/Rai.)

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 19 Juli 2026 - 22:35 WIB
Updated: 12 Oktober 2026 - 16:33 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Tulus, musisi ternama di Indonesia, merilis lagu berjudul "Langit Abu-Abu" pada (3/8/2016) yang tetap eksis hingga kini.

Lagu tersebut mengisahkan cerita cinta yang bertepuk sebelah tangan dan menyisakan kesedihan mendalam bagi yang ditinggalkan.

Banyak yang menggunakan "Langit Abu-Abu" untuk backsound konten galau di berbagai platform sosial media, terutama bagi pengguna yang cintanya tak terbalas.

Baca Juga:

Deretan Lagu Tulus yang Menggambarkan Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Cocok untuk Friendzone

Makna lagu "Langit Abu-Abu" Karya Tulus

Lagu "Langit Abu-Abu" menceritakan tentang seseorang yang mengalami cinta bertepuk sebelah tangan. Ia mencintai orang yang tengah dilanda patah hati dengan harapan dapat menyembuhkan lukanya.

Ia berusaha melindungi sekuat tenaga serta menerima kekurangan orang yang disayanginya. Namun, orang itu justru meninggalkannya sendirian setelah lukanya mereda.

Kini, hanya tersisa dirinya dengan hati yang tersakiti oleh perlakuan orang terkasihnya. Beragam pertanyaan tentang orang itu terngiang-ngiang di kepalanya.

Baca Juga:

5 Lagu Tulus yang Bagus untuk Menumbuhkan Rasa Cinta ke Diri Sendiri

"Langit Abu-Abu" mewakili para pendengar yang memiliki kesamaan kisah dalam liriknya serta mengingatkan bahwa seseorang belum tentu dipilih meski sudah menemani di masa-masa sulit.

Lirik lagu "Langit Abu-Abu" oleh Tulus

Tak mungkin secepat itu kau lupa

Air mata sedihmu kala itu

Mengungkapkan semua kekurangannya

Semua dariku yang tak dia punya

Daya pikat yang memang engkau punya

Sungguh, sungguh, ingin aku lindungi

Dan setelah luka-lukamu reda

Kau lupa, aku juga punya rasa

Lalu kau pergi, kembali dengannya

Aku pernah menyentuhmu, apa kau malu?

Di bawah basah langit abu-abu

Kau di mana?

Di lengangnya malam menuju Minggu

Kau di mana?

Kadang dering masih ada namamu

Beberapa pesan singkat untukku

Entah apa maksudmu yang kutahu

Sayangimu, aku telah keliru

Ayo, tulis di buku harianmu

Kelak jelaskan bila engkau punya waktu

Di bawah basah langit abu-abu

Kau di mana?

Di lengangnya malam menuju Minggu

Kau di mana?

Bertemukah kau dengan sang puas?

Benar senangkah rasa hatimu?

Bertemukah kau dengan sang puas?

Benar senangkah rasa hatimu?

Di bawah basah langit abu-abu

Kau di mana?

Di lengangnya malam menuju Minggu

Kau di mana?

Di bawah basah langit abu-abu

Kau di mana?

Di lengangnya malam menuju Minggu

Kau di mana?

Kau di mana?

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…