Kafka Top 1 Lips Recall Clash of Champion Season 3 Ternyata Penghafal Al-Qur'an

Kafka Bintang Timora Peserta Clash of Champions Season 3.

Kafka Bintang Timora Peserta Clash of Champions Season 3.(Instagram/Kafkabintang)

NK

By Nurul Kharimah

Publish: 13 Juli 2026 - 16:16 WIB
Share:

ARASVARA.ID - Kafka Bintang Timora, salah satu peserta Clash of Champions Season 3 mahasiswa jurusan Kedokteran Militer di Universitas Pertahanan (Unhan), berhasil menjadi top 1 pada sesi tantangan Lips Recall, game yang menguji memori peserta untuk menghafal serta menyusun ulang puluhan gambar bibir.

Keberhasilan yang Kafka raih pada sesi tersebut sukses menarik perhatian publik. Banyak warganet yang memuji kehebatannya di berbagai platform sosial media, baik di akun pribadi Kafka atau akun resmi Ruang Guru, penyelenggara ajang Clash of Champions Season 3.

Selain itu, mulai bermunculan video hasil editan netizen yang memperlihatkan karisma Kafka. Mereka terpesona dengan kepribadian Kafka yang cerdas sekaligus rendah hati.

Baca Juga:

Kabar Duka! Komedian Temon Tutup Usia, Para Rekan Berbela Sungkawa

Kafka Penghafal Alquran

Lebih mengejutkan lagi, ternyata Kafka Bintang Timora adalah seorang penghafal Al-Quran. Hal tersebut diketahui publik melalui postingan Threads akun ummine_shafaghaziya yang menceritakan pengalamannya sebagai guru pembimbing hafalan Al-Qur'an, Tahfidz, Kafka saat ia masih kecil.

Dalam unggahannya ia menceritakan bahwa Kafka mampu menghafal ayat terpanjang di Al-Quran, yaitu 282 surah Al-Baqarah hanya dalam kurun waktu 20 menit dengan hafalan yang lancar.

"Aku ini dipanggil ka ais karena mendampingi Kafka tahfidz sejak anak sholih ini masih imut2 alias waktu Kafka masih kecil," Ungkap Guru Tahfidz Kafka melalui akun Threads ummine_shafaghaziya.

"Lalu Kafka menghafal ayat yang amat sangat panjang itu dengan cepat" Lanjutnya.

Sontak berita tersebut semakin membuat para penggemarnya makin kagum dan takjub atas kemampuan yang dimiliki oleh Kafka.

Baca Juga:

Rekomendasi Lip Balm Murah Hanya Rp20.000, Bibir Tampak Lebih Cerah!

Sementara itu, ibu Kafka Bintang Timora juga sempat berbagi pengalaman mengenai pola pengasuhannya di Threads. Ia menyatakan bahwa selam anaknya sekolah dasar tidak mengikuti les apapun karena jadwalnya di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) sangat padat.

Pada saat di SDIT itulah Kafka belajar membaca Al-Qur'an sekaligus menghafal surah-surah di dalamnya. Kemudian ketika memasuki SMP Negeri Kafka mulai mengikuti les tahfidz karena takut hafalan Al-Qur'annya hilang.

"Sekolah SDIT, jadi soal ngaji dan hafalan diserahkan ke guru di sekolah. Dirumah tinggal istirahat sama main. Baru les tahfiz saat SMP karena sekolah di SMP Negeri sayang kalo hafalan yg sudah ada hilang makanya pakai guru privat"

Page 1 of 2

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Memuat...

Berita Terupdate

Memuat berita terbaru…