ARASVARA.ID – Timnas Indonesia memiliki jersey ketiga yang akan segera digunakan pada FIFA ASEAN Cup 2026 mendatang.
Penyedia Resmi Apparel bagi Timnas Indonesia, Kelme kini merilis warna berbeda yakni biru laut.
Perusahaan apparel asal Spanyol ini, Kelme telah merilis dua jersey untuk Skuad Garuda, yaitu berwarna merah dan juga berwarna putih.
Baca Juga:
Klaim 5 Kode Redeem FC Mobile Road To AFC Asian Cup: Dapatkan Kartu Pemain Timnas Indonesia
Di jeda interasional September 2026 ini, Timnas Indonesia akan bertanding di FIFA Asean Cup 2026. Menjelang turnamen ini, Kelme resmi mempersiapkan seragam tempur baru bagi Skuad Garuda.
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia. Jersey ini memberikan nuansa segar karena menggunakan warna yang berbeda dari biasanya.
FIFA ASEAN Cup 2026 Digunakan
Kelme menyatakan jersey ketiga timnas Indonesia akan dikenakan oleh pasukan asuhan John Herdman.
“Kami berharap FIFA ASEAN Cup 2026 mendatang bisa menjadi panggung pertama bagi punggawa Timnas Indonesia untuk menggunakan jersey ketiga terbaru. Dengan hadirnya varian warna baru yang kami luncurkan, kami berharap para pemain Timnas Indonesia dapat menjadi lebih percaya diri dan nyaman dengan desain terbaru sekaligus juga tetap menunjang performa mereka secara maksimal di lapangan,” ujar Violet Wu, Internasional Sales Director Kelme dalam keterang pers kemarin.
“Selain karena unsur kebangsaaan yang tersemat dalam desain jersey ketiga, Kelme juga mendesain jersey ketiga ini untuk dapat digunakan sehari-hari oleh seluruh penggemar yang dapat tetap menunjukan unsur secara modern dan muda, selagi digunakan untuk mendukung Timnas Indonesia,” katanya.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Berhasil Tekuk Timor Leste 3-0, Thom Haye Cetak Gol Berkelas!
Filosofi Jersey Ketiga Timnas Indonesia
Kelme mengumumkan bahwa jersey Timnas Indonesia ketiga ini akan menggunakan biru muda sebagai warna dasar.
Jersey ini menggunakan kerah berwarna putih dengan aksen pola vertikal bergambar bunga melati yang merupakan kusuma bangsa.
Pemilihan warna biru ini terinspirasi dari lautan Indonesia yang merupakan penghubung dari negara kepulauan Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke.
Baca Juga:
Muhammad Zakhir, Lamine Yamal asal Kelantan, Malaysia
