ARASVARA.ID - Jika kamu sering berselancar di platform media sosial, khususnya TikTok, kamu mungkin sudah tidak asing dengan istilah nonchalant dalam berbagai konten.

Istilah nonchalant sendiri cukup sering digunakan oleh pengguna media sosial untuk menggambarkan seseorang yang terkesan cuek, santai, atau tidak mudah menunjukkan perasaan.

Dalam bahasa gaul Gen Z, nonchalant biasanya dikaitkan dengan sosok yang santai dan seolah-olah tidak peduli dengan keadaan di sekitarnya.

Lantas, apa arti dari istilah tersebut dan bagaimana asal-usulnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Nonchalant?

Secara harfiah, nonchalant dapat diartikan sebagai kondisi tenang, rileks, atau tidak menunjukkan rasa khawatir maupun minat yang berlebihan.

Menurut Cambridge Dictionary, nonchalant menunjukkan tingkah laku seseorang yang tampak tenang, namun kadang-kadang memberi kesan tidak tertarik atau kurang peduli terhadap sesuatu.

Sementara, Collins Dictionary mendefinisikan istilah ini sebagai sikap acuh, tidak memperlihatkan semangat, atau tampak tidak cemas terhadap situasi tertentu.

Dalam kehidupan sehari-hari, orang yang dianggap nonchalant umumnya memiliki sifat tenang, jarang menunjukkan ekspresi, dan tidak mudah menampilkan perasaannya.

Asal-Usul Kata Nonchalant

Meskipun kata ini terkenal sebagai istilah dalam bahasa Inggris, sebenarnya nonchalant berasal dari bahasa Prancis.

Menurut Collins Dictionary dan Online Etymology Dictionary, sebutan ini berasal dari kata Prancis nonchaloir, yang berarti tidak menghiraukan atau tidak memperhatikan sesuatu.

Kata ini terbagi menjadi non yang berarti tidak dan chaloir yang berkaitan dengan perhatian atau kepedulian.

Dalam bahasa Inggris, istilah tersebut telah digunakan sejak abad ke-18, tepatnya antara tahun 1725 hingga 1735.

Seiring berjalannya waktu, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlihat santai, tenang, dan tidak mudah menunjukkan rasa khawatir.

Perbedaan Nonchalant dan Chalant

Kamu mungkin pernah melihat kata chalant di media sosial sebagai kebalikan dari nonchalant. Tapi, sebenarnya kata tersebut bukan istilah bahasa Inggris yang umum dipakai.

Walaupun ada awalan non- yang berarti tidak, itu tidak berarti nonchalant secara otomatis memiliki bentuk positif yang disebut chalant.

Jika ingin menyampaikan arti yang berbeda, kamu bisa memakai kata concerned (peduli) atau worried (khawatir), interested (tertarik), atau enthusiastic (antusias), tergantung konteks kalimat.

Namun demikian, chalant kadang-kadang digunakan sebagai lelucon atau bahasa gaul di internet untuk menggambarkan seseorang yang lebih ekspresif dan menunjukkan ketertarikan.

Contoh Penggunaan Kata Nonchalant

Untuk lebih memahami istilah ini, berikut adalah beberapa contoh pemakaian kata nonchalant yang kerap dipakai Gen Z di platform media sosial:

Sikap yang tidak terlalu memperhatikan dapat memberikan pandangan baik atau buruk, tergantung pada keadaan dan bagaimana seseorang menunjukkan sikap tersebut.

Dalam pandangan positif, sikap seperti ini menunjukkan orang yang bisa tetap tenang ketika menghadapi masalah atau situasi yang menegangkan.

Sebaliknya, sikap yang tidak peduli bisa dianggap negatif jika seseorang tampak tidak memperhatikan perasaan atau masalah orang lain.

Demikian penjelasan mengenai arti nonchalant, mulai dari makna, asal-usul, hingga contoh penggunaan kata yang kerap digunakan oleh Gen Z.