ARASVARA.ID - Kehadiran Spotify, Apple Music, dan YouTube Music tentu membuat aktivitas mendengarkan musik semakin mudah.
Hanya melalui ponsel pintar, pendengar kini bisa mengakses jutaan lagu tanpa harus membeli CD atau kaset.
Meski begitu, mendengarkan lagu melalui album fisik seperti CD, kaset, dan vinyl masih memiliki penggemar tersendiri.
Bagi sebagian orang, mendengar lagu lewat album fisik tentu memiliki kepuasan sendiri saat mereka memiliki karya dari musisi favorit.
Hal ini membuat album fisik punya daya tarik tersendiri, terutama di kalangan kolektor dan penggemar musik. Menariknya, tren tersebut juga terlihat dari perkembangan industri musik global.
International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) memprediksi dalam “Global Music Report 2026” bahwa penjualan media musik fisik akan meningkat sebesar 8 persen menjadi US$5,3 miliar pada tahun 2025.
Piringan hitam, khususnya, menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 13,7 persen.
Lantas, mengapa album fisik masih dimintai hingga saat ini meski sudah tersedia layanan streaming? Simak beberapa alasannya berikut ini.
Alasan Album Fisik Masih Laris Diburu Penggemar Musik
1. Memiliki Nilai Koleksi
Seperti yang kita ketahui, selain dapat didengarkan, album fisik juga bisa disimpan dan dipajang sebagai koleksi pribadi.
Terlebih, beberapa rilisan dilengkapi photobook, photocard, poster, hingga merchandise eksklusif yang menarik perhatian penggemar.
2. Memberikan Pengalaman Mendengarkan yang Berbeda
Memutar vinyl menggunakan turntable atau CD dan kaset menggunakan music player tentu menawarkan pengalaman tersendiri.
Mulai dari menyiapkan piringan hingga menikmati lagu, semuanya memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan mendengarkan musik melalui aplikasi.
3. Menjadi Bentuk Dukungan kepada Musisi
Membeli album fisik merupakan salah satu cara penggemar mendukung musisi favoritnya. Pembelian produk resmi juga menjadi bagian dari kontribusi terhadap industri musik.
4. Memiliki Nilai Emosional dan Nostalgia
Membuka kemasan album, membaca lirik, hingga menikmati desain sampul memberikan pengalaman personal.
Bagi sebagian orang, aktivitas tersebut menghadirkan nostalgia yang tidak didapatkan dari layanan digital.
5. Menjadi Bagian dari Budaya Fandom
Dalam industri K-Pop, album fisik sering dilengkapi photocard dan merchandise khusus. Penggemar bahkan kerap mengoleksi berbagai versi album atau bertukar photocard dengan sesama penggemar.
Fenomena ini pada akhirnya memperlihatkan bahwa sampai saat ini album fisik masih memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian penikmat musik.
Itulah beberapa alasan mengapa album fisik masih dimintai hingga saat ini meskipun sudah tersedia layanan streaming musik yang dapat diakses dengan mudah.