ARASVARA.ID - Istilah no contact rules dalam konteks hubungan mungkin terdengar tidak asing bagi sebagian anak muda, khususnya Gen Z.

No contact rules merupakan salah satu strategi yang mengajak seseorang untuk berhenti menghubungi mantan setelah putus ataupun seseorang yang memang perlu untuk dihindari.

Dalam situasi ini, strategi no contact rules bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu seseorang mengambil jarak dan mulai move on.

Lantas, apa saja manfaat dari strategi menjaga jarak dan komunikasi dari oran lain? Simak rangkumannya berikut ini.

Apa Itu No Contact Rules?

No contact rules adalah keputusan untuk menghentikan atau membatasi komunikasi dengan mantan pasangan setelah hubungan berakhir.

Bentuknya bisa berupa tidak mengirim pesan, berhenti menelpon, membatasi interaksi di media sosial, hingga tidak lagi mencari kabar orang tersebut melalui teman.

Menurut seorang pakar hubungan, Lee Wilson, strategi dari no contact rules ini tak hanya terpaku pada hubungan asmara saja.

Artinya, aturan ini cukup meluas hingga tidak tertuju pada mantan pasangan saja, tetapi bisa juga membatasi komunikasi dengan teman ataupun keluarga.

Langkah tersebut dinilai dapat membantu seseorang untuk mengalihkan perhatian dari hubungan yang telah berakhir dan mulai fokus pada kebutuhan diri sendiri.

Manfaat No Contact Rules

Meski terdengar sulit dan tidak ada patokan waktu yang pasti seseorang bisa mengikuti aturan ini.

Namun, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan setelah menerapkan konsep no contact rules, di antaranya:

1. Membantu Proses Move On

Menjaga jarak dari mantan, teman, hingga keluarga bisa memberi kesempatan untuk menerima kenyataan bahwa hubungan telah berakhir.

Tanpa komunikasi yang terus berulang, seseorang dapat lebih leluasa memproses kesedihan, menata kembali rutinitasnya, dan belajar untuk move on dari masa lalu.

2. Mengurangi Kebiasaan Mengecek Media Sosial Mantan

Melihat aktivitas mantan di media sosial, terlebih lagi saat ia terlihat bahagia atau mulai dekat dengan orang baru, tentu dapat memunculkan perasaan sedih dan cemburu.

Oleh sebab itu, membatasi kebiasaan untuk mengecek media sosial mantan bisa menjadi pilihan jika aktivitas tersebut membuat proses move on terasa berat.

3. Membantu Menetapkan Batasan

Seperti yang kita tahu, tidak semua mantan pasangan bisa menjadi teman setelah putus. Apalagi ketika berakhirnya sebuah hubungan didasari oleh konflik yang besar.

Apabila komunikasi tersebut justru menimbulkan sebuah harapan yang sulit dilepaskan, maka dengan menjaga jarak dapat membantu memperjelas batasan antara kedua pihak.

Apakah No Contact Rules Bisa Membuat Mantan Kembali?

Sebagian orang menganggap bahwa strategi ini merupaka cara alternatif yang bisa dilakukan agar mantan merasa kehilangan dan ingin kembali.

Namun, tidak ada jaminan kuat bahwa dengan menjaga jarak dan membatasi komunikasi akan membuat seseorang bisa kembali merajut tali kasih.

Oleh karena itu, aturan ini sebaiknya jangan dijadikan sebagai pelarian atau kenyamanan sesaat yang justru akan memperburuk perasaan.

Demikian informasi mengenai apa itu no contact rules beserta manfaatnya yang dapat kamu pahami ketika mengalami fase putus cinta.