ARASVARA.ID - Belakangan ini, istilah yearning yang populer di kalangan Gen Z ramai diperbincangkan di platform media sosial.
Yearning sendiri merupakan istilah yang menggambarkan perasaan rindu atau keinginan yang mendalam terhadap seseorang.
Istilah yearning umumnya muncul dalam konteks asmara, mulai dari menyukai gebetang secara diam-diam hingga merindukan pasangan.
Lantas, apa itu yearning dan mengapa istilah ini banyak digunakan oleh Gen Z dalam konteks percintaan saat ini? Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Yearning?
Secara harfiah, yearning bisa didefinisikan sebagai perasaan rindu atau keinginan kuat terhadap seseorang ataupun sesuatu.
Istilah satu ini cukup serupa dengan longing, atau perasaan yang sedang mendambakan sesuatu atau seseorang.
Dalam hubungan romansa, yearning umumnya merujuk pada rasa rindu, keinginan lebih dekat, atau harapan seseorang yang menginginkan cintanya berbalas.
Contohnya, pada saat kamu terus memikirkan seseorang yang kamu suka, menunggu pesannya, atau membayangkan bisa menghabiskan waktu bersama.
Contoh Yearing dalam Hubungan Romantis
Perlu diketahui, ada berbagai situasi yang menggambarkan perasaan yearning. Contohnya meliputi:
Merindukan gebetan.
Berharap cinta berbalas.
Belum bisa move on dari mantan pacar.
Menjalani hubungan LDR (Long Distance Relationship).
Selain itu, istilah ini juga digunakan secara informal di media sosial dan tempat lain untuk mengungkapkan kerinduan terhadap seseorang yang sedang dicintai atau yang kamu sukai.
Salah satu daya tarik istilah ini sendiri terletak pada kemampuannya untuk mengungkapkan perasaan yang melampaui sekadar kasih sayang.
Konsep ini juga kerap kali dikaitkan dengan yearing men, sebutan yang merujuk pada pria yang dengan percaya diri mengungkapkan kerinduannya dan secara terbuka menunjukkan emosinya.
Pria seperti itu sering dianggap romantis karena ia mengungkapkan sisi dirinya yang dalam dan tulus ketika ia peduli pada seseorang.
Meskipun kata yearning sering digunakan dalam percakapan tentang percintaan, kata ini tidak selalu terbatas pada hubungan romantis.
Kata ini juga digunakan untuk mengungkapkan kerinduan akan masa lalu, tempat, atau hal-hal yang tidak dapat dicapai.
Pada akhirnya, istilah yearning bisa digunakan untuk mengungkapkan perasaan putus asa dan keinginan mendalam yang sulit diungkapkan dalam bahasa sehari-hari.