ARASVARA.ID - Manfaat kulit ubi jalar mungkin belum banyak diketahui, padahal bagian ini menyimpan sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh yang sayang untuk dilewatkan.

Seperti yang kita tahu, ubi jalar merupakan salah satu makanan yang mudah ditemukan di Indonesia.

Selain bisa dinikmati dengan cara direbus, dipanggang, atau digoreng, ubi jalar juga sering diolah menjadi berbagai hidangan.

Tak hanya lezat, ubi jalar juga mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh. Menariknya, kulit ubi jalar juga menyimpan sejumlah zat gizi yang sayang jika langsung dibuang.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kulit ubi jalar mengandung senyawa fenolik dan komponen antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh.

Lantas, apa saja manfaat kulit ubi jalar bagi kesehatan? Berikut penjelasan mengenai kandungan, manfaat, dan cara mengonsumsinya.

Manfaat Kulit Ubi Jalar

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Serat

Salah satu manfaat kulit ubi jalar adalah dapat membantu menambah asupan serat dari makanan sehari-hari.

Serat yang terkandung pada kulit ubi jalar berperan dalam menjaga fungsi pencernaan, membantu melancarkan BAB, serta mendukung kesehatan saluran cerna.

Penelitian yang diterbitkan dalam World Journal of Applied Science & Technology pada 2024 membandingkan kandungan nutrisi kulit dan daging ubi jalar.

Hasilnya menunjukkan bahwa sampel kulit ubi jalar yang diteliti memiliki kandungan serat lebih tinggi daripada bagian dagingnya.

Meski begitu, jumlah serta dapat berbeda bergantuung pada varietas ubi dan metode pengolahannya.

2. Mengandung Antioksidan

Selain dapat memenuhi kebutuhan serat, kulit ubi juga mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan.

Senyawa ini berperan untuk membantu melawan radikal bebas, yaitu molekul yang dapat memicu stress oksidatif ketika jumlahnya berlebihan dalam tubuh.

Hasil pengujian manfaat kulit ubi yang diterbitkan dalam Indonesian Journal of Biotechnology and Biodiversity pada 2024 juga menunjukkan adanya aktivitas antioksidan dengan tingkat yang bervariasi berdasarkan sampel dan jenis ubi.

Meski begitu, hasil uji labolatorium tidak otomatis membuktikan bahwa mengonsumsi kulit ubi dapat mencegah penyakit tertentu pada manusia.

3. Berpotensi Mendukung Kesehatan Metabolik

Menurut tinjauan ilmiah yang terbit di Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety pada 2024, kulit ubi jalar teridentifikasi memiliki beragam potensi biologis, termasuk aktivitas antioksidan dan berpengaruh terhadap metabolisme lipid.

Kendati demikian, sebagian bukti masih berasal dari penelitian labolatorium atau model eksperimental saja.

Karena itu, kulit ubi tidak bisa dianggap sebagai obat untuk diabetes, kolestrol tinggi, atau gangguan metabolik lainnya.

Agar manfaatnya lebih optimal, konsumsi ubi sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan seimbang yang mencakup sayur mayur, buah, protein, dan sumber lemak sehat.

Mengonsumsi ubi jalar bersama kulitnya juga bisa menjadi cara praktis untuk mendapatkan variasi nutrisi dari bahan makanan yang sama.

Daging ubi jalar, terutama varietas berwarna oranye, dikenal sebagai sumber beta-karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A.

Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa ubi jalar juga menyediakan vitamin C, vitamin B6, kalium, dan serat.

Kandungan zat gizi tersebut menjadikan ubi sebagai salah satu pilihan sumber karbohidrat yang bernutrisi.

Cara Mengonsumsi Kulit Ubi

Jika kamu tertarik untuk mencoba mengonsumsi ubi bersama kulitnya, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pengolahannya tetap aman.

  1. Cuci ubi jalar hingga bersih di bawah air mengalir. Gosok kotoran dan serpihan dari kulitnya menggunakan sikat sayuran.

  2. Pilih hanya ubi jalar yang segar dan tanpa cacat. Hindari ubi jalar yang berjamur, busuk, atau rusak.

  3. Masak ubi jalar hingga lunak, lalu kamu bisa mengolahnya dengan cara memanggang, mengukus, atau merebusnya sesuai selera.

  4. Kurangi jumlah gula dan minyak. Pilih metode memasak yang sesuai dengan pola makan dan kondisi kesehatan.

  5. Sesuaikan metode memasak sesuai dengan kondisi kesehatan. Jika kamu memiliki alergi, masalah pencernaan, atau pembatasan diet tertentu, konsultasikan dengan dokter untuk memilih makanan yang tepat.

Jika kamu tidak menyukai tekstur kulitnya, kamu dapat memperoleh nutrisi dari dagingnya atau makanan lain dengan bahan baku ubi.

Demikian informasi mengenai manfaat kulit ubi jalar untuk kesehatan serta cara mengonsumsinya dengan tepat.