ARASVARA.ID - Jerawat meradang umumnya membuat kulit tampak merah, bengkak, hingga terasa nyeri saat tersentuh.
Kondisi jerawat meradang sering kali membuat rutinitas merawat kulit terasa membingungkan, terlebih lagi jika kamu ingin membuat jerawat kempis sebelum beraktivitas.
Kabar baiknya, ada beberapa cara mengatasi jerawat meradang yang bisa kamu lakukan pada malam hari agar kulit tidak semakin iritasi.
Meski begitu, cara mengatasi jerawat tidak selalu bisa memberikan hasil instan dalam waktu semalaman saja.
Dengan melakukan perawatan kulit yang tepat secara konsisten sebelum tidur, maka jerawat pada wajah akan mereda.
Cara Mengatasi Jerawat Meradang sebelum Tidur
1. Bersihkan Wajah dengan Gentle Cleanser
Langkah pertama yang bisa kamu coba adalah dengan membersihkan wajah dengan gentle cleanser agar tidak membuat kulit semakin iritasi.
Sisa makeup, minyak, keringat, dan kotoran yang menempel setelah seharian beraktivitas tentu perlu untuk dibersihkan sebelum tidur.
Aplikasikan pembersih wajah yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit, basahi wajah menggunakan air suam-suam kuku, lalu pijat secara perlahan dengan ujung jari.
Bilas pembersih wajah dengan air mengalir, bilas dan keringkan wajah dengan menepuk-nepuknya menggunakan tisu wajah atau handuk bersih.
Melansir laman American Academy of Dermatology (AAD), mencuci wajah secara lembut dapat membantu mengurangi iritasi pada kulit berjerawat.
2. Gunakan Pelembap Non-Comedogenic
Kulit berminyak dan berjerawat tentu tetap membutuhkan pelembap. Terlebih lagi, beberapa bahan aktif untuk mengatasi jerawat dinilai dapat membuat kulit terasa kering, mengelupas, atau lebih sensitif.
Untuk itu, pilih pelembap dengan label non-comedogenic atau oil-free agar menghindari produk yang menyumbat pori-pori.
American Academy of Dermatology menyebutkan bahwa pelembap dapat membantu mengurangi kulit kering dan iritasi akibat penggunaan obat jerawat tertentu.
Dengan kata lain, kamu tidak perlu menghilangkan rutinitas menggunakan pelembap saat skincare-an hanya karena kulit mudah berjerawat.
Apabila kulit kamu terasa perih atau timbul kemerahan, prioritaskan produk berbahan sederhana dan minim pemicu iritasi.
Hindari juga mencoba banyak produk baru sekaligus agar kamu lebih mudah mengetahui produk mana yang cocok untuk kulitmu.
3. Hindari Memencet Jerawat dan Menggunakan Bahan Aktif Berlebihan
Tak jarang, sebagian orang yang memiliki jerawat meradang lebih memilih untuk memencet jerawat daripada mengobatinya.
Namun, kebiasaan ini justru bisa memperparah kondisi peradangan dan meningkatkan risiko bekas jerawat, termasuk noda gelap serta jaringan parut.
Bukan hanya itu, terlalu sering mengganti produk atau menggunakan skincare dengan bahan aktif secara berlebihan juga dapat mengiritasi kulit.
Karenanya, kamu tidak perlu buru-buru untuk menumpuk berbagai macam serum, eksfoliator, dan obat jerawat dalam satu rutinitas perawatan wajah.
Apabila kamu ingin memakai produk khusus jerawat, gunakan sesuai petunjuk dan perhatikan reaksi yang ditimbulkan oleh kulit.
Diketahui, bahan skincare seperti salicylic acid dan benzoyl peroxide dapat membantu menangani jerawat.
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Mengatasi Jerawat
Selain menerapkan pola tidur yang tepat, kamu juga harus memperhatikan kebiasaan berikut:
Jangan menggosok wajah terlalu keras. Menggosok berlebihan dapat memperburuk peradangan.
Jangan menggunakan pasta gigi untuk mengeringkan jerawat. Pasta gigi tidak cocok untuk mengobati jerawat dan dapat mengiritasi kulit.
Jangan berharap jerawat hilang dalam semalam. Biasanya membutuhkan perawatan yang konsisten dan waktu.
Jangan tidur tanpa menghapus riasan. Tidur dengan riasan terkadang dapat memperburuk jerawat.
Demikian tiga langkah sederhana yang bisa kamu lakukan sebelum tidur untuk membantu mengatasi jerawat meradang.