ARASVARA.ID - Tak sedikit perempuan mengeluhkan rasa nyeri pada payudara sebelum menstruasi. Namun, kondisi ini tidak disebabkan oleh masalah serius.
Kondisi nyeri pada payudara sebelum mensturasi merupakan hal yang cukup umum dialami oleh perempuan di berbagai belahan dunia.
Rasa nyeri di area payudara biasanya muncul beberapa hari hingga dua minggu sebelum haid, disertai rasa ngilu, atau payudara terasa lebih sensitif saat disentuh.
Diketahui, kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan perubahan hormon yang dialami selama siklus menstruasi.
Meski menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri payudara menjelang haid tidak semata-mata karena tubuh mendeteksi tanda masalah kesehatan yang serius.
Kendati demikian, bukan berarti semua nyeri yang dirasa pada area payudara bisa diabaikan begitu saja.
Lantas, apa saja penyebab payudara terasa nyeri saat menjelang haid dan bagaimana cara mengatasinya? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Penyebab Payudara Nyeri saat Menjelang Haid
Salah satu penyebab umum yang biasa terjadi pada tubuh perempuan ketika menjelang menstruasi adalah perubahan hormon selama siklus haid.
Fluktuasi hormon diketahui dapat memengaruhi jaringan payudara sehingga terasa lebih sensitif, berat, atau nyeri.
Dilansir dari laman National Health Service (NHS) Inggris, nyeri payudara biasanya mulai terasa hingga dua minggu sebelum haid.
Rasa nyeri bisa meningkat menjelang menstruasi, dan kemudian berangsur mereda setelah siklus haid selesai.
Umumnya, nyeri yang dirasakan memengaruhi kedua payudara dan terkadang menjalar hingga ke area ketiak.
Selain perubahan hormon saat masa PMS (Premenstrual Syndrome), nyeri payudara juga dapat disebabkan oleh kehamilan, efek obat-obatan tertentu, cedera pada leher atau bahu, serta kondisi medis seperti mastitis dan abses payudara.
Cara Meredakan Nyeri Payudara Sebelum Haid
Apabila kamu merasakan nyeri pada bagian payudara menjelang menstruasi dan tidak disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
1. Gunakan Bra dengan Ukuran yang Sesuai
Menggunakan bra yang pas dapat membantu menopang payudara dan mengurangi rasa tidak nyaman saat beraktivitas.
Saat tidur, kamu bisa menggunakan bra dengan bahan yang lembut jika merasa lebih nyaman dengan penyangga tambahan.
2. Konsumsi Obat Pereda Nyeri Sesuai Kebutuhan
Umumnya, obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, dapat membantu mengurangi keluhan pada sebagian orang.
Tak hanya itu, gel pereda nyeri juga bisa menjadi alternatif yang dapat kamu pilih untuk meredakan rasa nyeri.
Namun, penggunaan obat dan gel pereda nyeri perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Jika sedang hamil, memiliki penyakit tertentu, atau mengonsumsi obat lain, ada baiknya jika kamu mengkonsultasikan keluhan tersebut dengan tenaga medis.
3. Catat Pola Nyeri Setiap Bulan
Dengan mencatat kapan nyeri tersebut muncul, seberapa intens rasanya, dan kapan keluhan mereda dapat membantu kamu mengenali pola nyeri payudara saat menstruasi.
Catatan tersebut juga bisa menjadi informasi pendukung saat berkonsultasi dengan dokter, terutama jika pola nyeri berubah atau keluhannya semakin mengganggu.
Jika rasa nyeri disertai benjolan baru, perubahan bentuk payudara, perubahan kulit, keluarnya cairan dari puting terutama jika berdarah, atau perubahan pada puting, ada baiknya jika segera konsultasikan keluhan tersebut ke dokter.
Itu dia informasi mengenai penyebab nyeri payudara saat menstruasi dan cara mengatasinya.