ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 167 memberikan tayangan yang mampu membuat penonton meneteskan air mata selama menyaksikannya.

Pasalnya, Dipa berhasil menjebak Davina hingga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang. Davina dibawa pihak kepolisian ke Polres Cakrabumi untuk ditahan.

Sementara itu, Sena berusaha meyakinkan Davina untuk tetap tenang. Ia juga berjanji akan membebaskan Davina dari kasus tersebut. Mendengar hal itu semakin membuat Davina menangis tersedu-sedu.

Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 167:

Setelah melakukan penggeledahan di ruangan Davina dan Novan, pihak kepolisian memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan di rumah keluarga Novan.

Kemudian, mereka pergi menuju kediaman keluarga pemilik perusahaan Kusuma Food. Davina dan Novan ikut dalam mobil petugas kepolisian. Sedangkan Mayang menggunakan mobil pribadi.

Saat Sena hendak mengikuti mereka, Dion dan Reza datang menghampirinya. Keduanya ingin menemani sekaligus mengawasi Sena selama masa penyelidikan Davina.

Jihan yang tengah sendirian di rumah terkejut melihat kakak serta ayahnya datang digiring pihak kepolisian. Mayang berusaha menenangkan Jihan agar tidak mengganggu jalannya penyelidikan.

Pihak kepolisian segera menelusuri kamar Novan dan Davina. Ketika melakukan penggeledahan di kamar Davina, pihak kepolisian menemukan sebuah koper berwarna hijau.

Davina terkejut melihat benda tersebut. Pasalnya, ia tidak pernah memiliki koper berwarna hijau, ia sangat yakin bahwa dirinya sedang dijebak oleh seseorang.

Ketika hendak diperiksa, koper tersebut dalam keadaan terkunci. Polisi menanyakan mengenai kata sandi pada koper itu. Davina berkata bahwa dirinya tidak tahu sama sekali mengenai koper hijau yang ada di dalam kamarnya.

Kemudian, polisi menanyakan tanggal lahir Davina untuk mencocokkannya dengan kata sandi yang ada pada koper tersebut. Tanpa disangka, koper tersebut terbuka. Hal itu semakin membuat pihak kepolisian yakin bahwa benda berwarna hijau tersebut milik Davina.

Page Break

Terdapat jutaan uang dollar serta laporan keuangan restoran Avenue and Co yang ada dalam koper hijau itu. Dengan begitu, pihak kepolisian memutuskan untuk membawa Davina ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kini, Davina ditetapkan sebagai tersangka karena sejumlah barang bukti telah ditemukan di kamar pribadinya. Davina berusaha bersikap tenang di situasi yang kacau. Ia tidak ingin membuat keluarganya khawatir.

Sebelum berangkat ke kantor polisi, Davina barpamitan dengan keluarganya. Jihan menangis melihat keadaan kakaknya, bahkan ia sempat memberontak kepada pihak kepolisian.

Sena yang sejak tadi bersembunyi di sekitar kediaman keluarga Novan pun memutuskan untuk menghampiri mereka. Sena memeluk Davian agar membuat perempuan tersebut tenang, ia berjanji akan membantu Davina dan membebaskannya dari penjara.

Davina menangis tersedu-sedu di hadapan Sena, ia juga menjelaskan perihal sebuah koper yang ditemukan di kamarnya. Ia berusaha meyakinkan Sena bahwa dirinya bukan pelaku pencucian uang.

Di sisi lain, Dipa telah tertangkap pihak kepolisian. Namun, ia berusaha bersikap tenang dalan menghadapi situasi tersebut. Pasalnya, ia telah menjebak Davina dengan meletakkan barang bukti di kamarnya.

Bahkan Dipa sangat yakin akan terbebas dari kasus tersebut karena tidak ada bukti yang tertinggal dalam dirinya. Selain itu, Dipa telah meminta seorang pengacara untuk mendampinginya.