ARASVARA.ID - Saat ini, hiking menjadi salah satu olahraga yang tengah digandrungi berbagai kalangan. Banyak orang yang ingin mencoba olahraga tersebut.

Terlebih lagi banyak yang mengunggah dokumentasi mereka ketika melakukan kegiatan tersebut. Hal ini semakin menarik orang lain untuk melakukan aktivitas ini.

Artikel ini memiliki beragam informasi seputar hiking bagi pemula yang ingin memulai menekuni bidang olahraga ini. Simak informasi ini sampai akhir ya.

Apa Itu Hiking?

Hiking merupakan aktivitas berjalan kaki di alam terbuka. Kegiatan ini identik dengan menyusuri area perbukitan, hutan, gunung, atau kawasan konservasi.

Aktivitas ini jelas berbeda dengan berjalan kaki pada umumnya. Pasalnya, kegiatan tersebut membutuhkan energi lebih, karena medan yang dilalui cukup menantang seperti tanjakan, turunan, jalur curam, hingga permukaan yang tidak rata.

Meski demikian, pengunjung tidak memerlukan peralatan tambahan dalam perjalanan tersebut. Fokus utamanya yaitu pemandangan alam yang indah di sekitar jalur.

Sebagaimana dikutip dalam Journal of Event, Travel and Tour Management, vol. 2, no. 1, tahun 2022, yang ditulis oleh Syifaa Noviyanti dan kawan-kawan, mereka menyatakan, hiking adalah aktivitas yang dilakukan dengan berjalan kaki di daerah pegunungan tanpa memerlukan ataupun menggunakan tali atau peralatan khusus lainnya.

Pada umumnya, kegiatan ini tidak membutuhkan waktu lama atau menghabiskan durasi hingga seharian dalam perjalanannya. Sehingga pengunjung tidak perlu bermalam di kawasan terbuka.

Apa Manfaat Hiking?

Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia, baik secara fisik maupun mental, diantaranya yaitu:

1. Melatih Kekuatan Otot

Medan tempuh yang cukup ekstrem membuat tubuh bekerja lebih keras dibanding jalan biasa. Berbagai otot menjadi terlatih dan tidak kaku saat melalui jalur perjalanan.

Apabila dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kekuatan dan otot dalam tubuh secara siginifikan, terutama anggota tubuh bagian Bawah.

2. Meningkatkan Daya Tahan Kardiovaskular

Hiking merupakan aktivitas aerobik yang membantu jantung dan paru-paru bekerja lebih aktif dalam jangka waktu yang lama.

Apabila dilakukan secara rutin dapat membantu memperkuat otot jantung, meningkatkan pernafasan, serta menurunkan risiko penyakit jangka panjang.

3. Membantu Membakar Kalori

Kegiatan ini melibatkan seluruh bagian tubuh saat melalui medan perjalanan. Sehingga lebih efektif membakar kalori dibanding jalan biasa.

Dengan begitu, olahraga ini menjadi salah satu alternatif bagi seseornag yang ingin menjaga berat badan sekaligus menikmati alam terbuka.

4. Mengurangi Tingkat Stres

Lingkungan alam terbuka mampu mengurangi kortisol atau hormon stres pada tubuh. Sehingga bisa menenangkan pikiran secara alami.

5. Meningkatkan Fokus dan Suasana Hati

Hiking mampu merangsang pelepasan hormone endorfin yang berperan meningkatkan suasana hati sehingga pikiran menjadi lebih positif dan emosi lebih stabil.

Selain itu, terjalnya jalur yang dilalui bisa melatih kefokusan dalam pikiran seseorang.

Mengapa Hiking Makin Diminati?

1. Dapat Melepas Penat dari Rutinitas

Tekanan kehidupan cukup membebani dan bisa meningkatkan stres pada setiap individu. Melalui aktivitas di luar ruangan dengan suasana yang berbeda menjadi alternatif untuk menyegarkan pikiran.

Terlebih lagi, ketika mendaki gunung sinyal internet bisa terputus. Mereka memanfaatkan kondisi tersebut untuk rehat dari hiruk-pikuk dunia nyata maupun digital.

Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, sehingga saat kembali ke kediaman mampu meringankan hati dan pikiran.

2. Tren Gaya Hidup Sehat

Kegiatan ini sejalan dengan gaya hidup sehat yang mengutamakan kesehatan fisik dan mental, yaitu berjalan kaki dengan jarak tempuh relatif jauh.

Aktivitas ini menjadi salah satu alternatif olahraga yang tidak monoton seperto work out, yoga, gym, ataupun lari.

3. Pengaruh Media Sosial

Beredarnya foto maupun video dengan pemandangan yang indah dari puncak gunung maupun bukit menjadi daya tarik di media sosial.

Hal tersebut membangkitkan keinginan yang tinggi atau rasa penasaran untuk mencoba kegiatan tersebut agar memiliki pengalaman serupa.

4. Aktivitas Komunitas

Aktivitas ini cocok untuk kegiatan yang dilakukan bersama dengan teman atau komunitas sosial lainnya. Dengan begitu, kegiatan ini menjadi agenda kumpul sekaligus olahraga.

5. Akses Mudah Dijangkau

Saat ini banyak jalur yang ramah untuk pemula, orang yang baru menekuni bidang olahraga mendaki. Sehingga banyak yang tertarik untuk mencobanya.

Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Hiking?

1. Kemampuan Fisik

Sebelum melakukan aktivitas ini perlu mengetahui kemampuan fisik diri sendiri, kemudian sesuaikan dengan jalur atau track yang akan dilalui.

2. Riset Jalur

Pengunjung perlu mengetahui jalur dan medan yang akan ditempuh, mulai dari estimasi perjalanan, jarak tempuh, hingga tingkat kesulitannya.

3. Latihan Fisik

Sebaiknya lakukan latihan fisik seperti jalan, jogging, dan lain sebagainya untuk membangun stamina tubuh.

4. Cek Kondisi Cuaca

Dengan melakukan pemeriksaan cuaca, kamu dapat menghindari kondisi medan yang semakin curam karena kabut atau hujan lebat. Pastikan cuaca mendukung saat berangkat.

5. Memberi Kabar Keberangkatan

Kamu bisa menginformasikan keberangkatan saat hendak mendaki gunung atau bukit kepada orang sekitar sebagai antisipasi keselamatan.

Apa Saja Barang yang Perlu Dibawa Saat Hiking?

Kamu bisa membawa perlengkapan dasar berupa kebutuhan logistik seperti makanan dan minuman, senter, jas hujan, dan lain sebagainya.

Selain itu juga bisa membawa perelngkapan pendukung seperti kotak P3K, Trekking pole, power bank, alat komunikasi, alat navigasi dan lain sebagainya.

Disarankan untuk menggunakan pakaian sederhana yang memudahkan ruang gerak agar tidak mengalami kesulitan selam perjalanan.

Tips Hiking Agar Tetap Nyaman Sepanjang Perjalanan

Melansir dari akun TikTok @amyours, terdapat beberapa tips hiking yang bisa dilakukan agar tetap nyaman sepanjang jalan, yaitu sebagai berikut:

1. Atur Ritme Jalan

Hendaknya berjalan dengan tempo stabil, tidak cepat maupun lambat serta sesuaikan dengan kondisi napas dan tubuh.

2. Istirahat

Berhenti sejenak setiap beberapa Waktu untuk minum dan mengatur napas agar tubuh tidak terlalu kelelahan.

3. Jaga Asupan Energi

Minum secara teratur atau konsumsi cemilan agar energi tetap terjaga selama perjalanan.

4. Perhatikan Jalur

Berjalan pada jalur yang ditentukan dengan memperhatikan setiap rambu-rambu di sekitar perjalanan untuk menghindari risiko tersesat atau merusak ekosistem hutan.

Apa Perbedaan Hiking dengan Trekking?

Hiking adalah kegiatan berjalan kaki menyusuri jalur setapak pada perbukitan, hutan, atau taman nasional dengan durasi tempuh cenderung sebentar sehingga tidak perlu bermalam di jalur.

Sementara itu, trekking adalah perjalanan panjang dalam menempuh medan yang cukup terjang serta durasi cenderung lebih lama, bahkan memerlukan Waktu untuk bermalam.