ARASVARA.ID - Barista merupakan profesi yang tengah digandrungi oleh generasi muda, terutama Gen Z. Banyak orang yang mulai belajar seputar dunia kopi atau minuman lainnya agar bisa berkecimpung di bidang tersebut.

Mereka melihat banyak peluang yang bisa diperoleh melalui pekerjaan ini, seperti memperluas relasi karena cenderung bertemu orang baru, serta rutinitas yang dekat dengan anak muda.

Seperti yang kita ketahui, kafe, kedai atau tempat nongkrong lainnya didominasi oleh anak muda. Mulai dari pengunjung hingga pekerja. Hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk Gen Z.

Baca Juga: Kerja Freelance Semakin Diminati, Ini Beberapa Pekerjaan yang Cocok untuk Gen Z

Mengapa Profesi Barista Menarik bagi Gen Z?

Generasi muda tertarik bekerja di bidang ini karena merasa familiar atau dengan dengan lingkungan mereka. Karena kebanyakan pegawai merupakan generasi muda.

Mereka juga bisa berinteraksi dengan rekan kerja sejawat yang usianya tidak terpaut jauh. Sehingga bekerja terasa lebih mudah untuk dinikmati dan tidak membebankan saat dijalani.

Selain itu, Gen Z juga beranggapan bahwa pekerjaan barista cukup yang dinamis sehingga tidak flat karena memiliki tantangan dan serta mengasah keterampilan.

Baca Juga: Filosofi Kopi Buka Book Cafe di Sarinah Bisa Jadi Spot WFC Bagus untuk Gen Z dan Milenial

Tidak hanya itu, profesi barista juga membuka peluang fresh graduate atau seseorang yang belum punya pengalaman untuk bergabung selama bersedia berkembang.

Hal inilah juga mampu menarik seseorang untuk memulai kariernya dengan menjadi barista, baik untuk mengambil pengalaman maupun menata karier di bidang tersebut.

Berapa Kisaran Gaji Barista?

Melalui aplikasi platfrom mencari kerja, kisaran gaji yang bisa diperoleh seorang barista yakni mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp4.000.000, tergantung tempat bekerja.

Baca Juga: Rekomendasi Kafe Viral di Menteng, Jakarta Pusat, Cocok Untuk Mengisi Feed Instagram

Selain itu, bagi barista yang bekerja di brand-brand ternama seperti Starbucks, Costa Coffee, Luckin Coffee dan lain sebagainya bisa mencapai UMR masing-masing daerah atau lebih.

Apa Saja Pekerjaan Barista?

1. Menyiapkan Minuman

Seorang barista memiliki tugas utama yaitu menyiapkan minuman, mulai dari berbagai menu kopi, teh, hingga minuman berasa lainnya.

Hal ini membuat profesi tersebut perlu memahami takaran dari setiap bahan yang digunakan untuk menciptakan menu yang nikmat. Jadi, tidak boleh asal meracik, perlu disesuaikan dengan takaran.

Baca Juga: Rekomendasi Kafe Viral di Menteng, Jakarta Pusat, Cocok Untuk Mengisi Feed Instagram

2. Mengelola Bahan dan Peralatan

Profesi ini juga menuntut pekerja untuk pandai mengelola bahan untuk menciptakan variasi menu baru dengan cita rasa lezat. Hal tersebut berguna untuk meningkatkan penjualan toko ataupun kedai tempatnya bekerja.

Selain itu, mereka juga diharuskan untuk mengoperasikan peralatan pembuat minuman, terutama mesin espresso. Karena, mesin espresso menjadi salah satu peralatan utama yang digunakan untuk menghasilkan berbagai jenis minuman berbahan dasar kopi.

3. Melayani Pelanggan

Kemampuan komunikasi juga perlu dimiliki oleh seorang barista, karena terkadang mereka bisa berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk menjelaskan informasi yang dibutukan, seperti bahan-bahan dan takaran minuman.

Baca Juga: Tumbler Semakin Diminati? Ini Rekomendasi Tumbler yang Worth It Dibeli In This Economy

4. Menjaga Kebersihan Area

Seorang barista perlu memiliki kepekaan dan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, mulai dari area pengelolaan makanan, wadah penyajian, hingga kualitas bahan yang akan digunakan.

Dengan begitu, kebersihan dan kualitas minuman yang disajikan kepada pelanggan tetap terjaga. Sehingga tumbuh rasa loyalitas kepada produk tersebut.

Tantangan yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menjadi Barista

1. Sistem Kerja Shift

Profesi ini umumnya bekerja dengan sistem shift karena jam operasional kedai bisa mulai dari pagi hingga malam hari. Selain itu, jam kerja juga bisa berubah-ubah menyesuaikan jadwal yang dibuat oleh atasan.

Baca Juga: Gen Z Mulai Terlibat dalam Bisnis Keluarga, dari Jaga Warung hingga Jualan di Pasar dengan Memanfaatkan Teknologi di Era Digital

Dengan begitu, perlu manajemen waktu yang baik serta beradaptasi untuk menyesuaikan setiap erubahan yang telah diatur.

2. Fisik dan Stamina Kuat

Pekerjaan barista cukup menguras tenaga karena banyak aktivitas dilakukan sambil berdiri dan bergerak. Barista juga perlu menyiapkan banyak pesanan dalam waktu tertentu, terutama ketika kedai sedang ramai. Dengan begitu, stamina yang baik sangat diperlukan agar dapat bekerja secara optimal.

3. Gaji dan Jenjang Karier

Besaran gaji barista dapat berbeda-beda tergantung lokasi, pengalaman, jenis kedai, dan tanggung jawab pekerjaan. Selain itu, perlu juga untuk melihat peluang pengembangan karier, seperti senior barista, head barista, trainer, atau bahkan membuka usaha kedai kopi sendiri.

4. Keterampilan yang Perlu Dipelajari

Keterampilan yang perlu dipelajari oleh seorang barista yaitu kemampuan meracik dan menyajikan kopi, mengoperasikan mesin espresso, hingga berkomunikasi dengan pelanggan.

5. Lingkungan Kerja

Barista perlu terbiasa bekerja di lingkungan yang cukup sibuk, terutama ketika kedai sedang ramai. Suasana kerja yang cepat dan penuh aktivitas mengharuskan barista tetap fokus serta mampu bekerja sama dengan anggota tim.

Setelah mengetahui berbagai informasi seputar profesi barista, kamu dapat mempersiapkan serta mempertimbangkan untuk memasuki kerja di bidang ini.