ARASVARA.ID - Black garlic adalah hasil fermentasi bawang putih yang dipanaskan dengan suhu rendah selama 30 sampai 90 hari, sehingga mengalami perubahan, baik tekstur, warna, rasa dan kandungannya.
Terdapat banyak kandungan nutrisi baik bagi tubuh seperti antioksidan yang tinggi, vitamin B, vitamin C, asam folat, kalsium, magnesium hingga zat besi.
Oleh karena itu, banyak orang mulai mengonsumsi fermentasi bawang putih tersebut sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh. Tidak hanya untuk orang dewasa ataupun lansia, anak-anak juga disarankan untuk mengonsumsinya dengan kadar sesuai anjuran.
Apa saja manfaat mengonsumsi black garlic bagi anak-anak? Simak informasi menariknya pada artikel di bawah ini.
Black garlic bisa dikonsumsi mulai dari usia lima tahun, sedangkan untuk bayi dan balita hendaknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anak.
Manfaat Konsumsi Black Garlic Bagi Anak
Berikut beberapa manfaat fermentasi bawang putih bagi tubuh anak:
1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kandungan antioksidan yang tinggi serta beragam vitamin dalam black garlic dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak, sehingga mereka tidak mudah terserang penyakit dan aktivitas sehari-hari berjalan lebih optimal.
2. Mendukung Pertumbuhan dan Energi
Berbagai kandungan nutrisi di dalamnya dapat membantu proses pertumbuhan dan menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh anak.
3. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kandungan senyawa prebiotik pada fermentasi bawang putih dapat menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus sehingga sistem pencernaan menjadi lebih sehat.
4. Menurunkan Risiko Peradangan
Fermentasi bawang putih bersifat anti-infalamasi sehingga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
5. Menjaga Kesehatan Otak
Black garlic dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mendukung funsi kognitif. Selain itu, senyawa aktifnya berpotensi menjaga ketajaman daya tangkap anak dengan meningkatkan neurotransmiter di otak.
Beragam manfaat pada black garlic menjadikannya salah satu camilan sehat yang dapat dikonsumsi satu keluarga. Namun, alangkah baiknya jika dikonsumsi sesuai kadar kebutuhannya dan tetap diimbangi dengan pola hidup sehat. (NRK)