ARASVARA.ID - Semarak perayaan 1 Muharram menjadi momentum sakral bagi umat islam dalam memperingati pergantian tahun baru Hijriyah.
Kalender Hijriyah dimulai ketika Rasulullah berpindah dari Mekkah ke Madinah untuk menyebarkan dakwah kenabiannya.
Banyak kegiatan dan amalan yang bisa dilakukan umat islam untuk mengenang perjuangan Rasulullah pada masa itu, salah satunya dengan mengadakan perayaan 1 Muharram.
Arasvara memberikan beberapa ide yang bisa dijadikan referensi perayaan di daerah kamu
Ide Perayaan 1 Muharram dalam Menyambut Tahun Baru Islam
Berikut 5 ide yang bisa kamu jadikan referensi untuk memeriahkan perayaan tahun baru Islam:
1. Membaca Do'a Akhir Tahun dan Awal Tahun Bersama
Pada umumnya, kaum muslim di berbagai wilayah dunia mengadakan pembacaan do'a akhir tahun dan awal tahun secara bersama di Masjid atau Musholla terdekat.
Pembacaan do'a akhir tahun dimulai sebelum adzan maghrib berkumandang, sedangkan pembacaan do'a awal tahun dilaksanakan setelah adzan maghrib bergema.
Tradisi ini sebagai bentuk permohonan ampunan atas dosa yang dilakukan selama satu tahun terakhir, serta permintaan terkabulnya keinginan dan impian di masa yang akan datang.
Motivasi pembacaan doa bersama ini bertujuan untuk mensyiarkan malam tahun baru islam dengan amalan yang baik dan dianjurkan oleh para ulama.
2. Pawai Obor Menyambut Tahun Baru Hijriah
Pawai obor diadakan untuk memeriahkan penyambutan malam tahun baru islam. Biasanya, para warga dibantu dengan lembaga kemasyarakatan mengadakan perayaan tersebut untuk menarik antusiasme masyarakat sekitar.
Acara ini diikuti oleh semua kalangan, baik anak-anak sampai orang tua diperbolehkan hadir meramaikan kegiatan tersebut.
3. Tabligh Akbar
Selain pawai obor, acara yang biasa dilaksanakan untuk menyambut awal muharram adalah Tabligh Akbar.
Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari para ulama sampai warga setempat datang berbondong-bondong untuk meramaikan event tersebut.
Dibuka dengan pembacaan maulid dan Al-Qur'an, kemudian dilanjutkan dengan ceramah dan diakhiri do'a bersama.
4. Lomba Islami
Lomba Islami sering kali diselenggarakan oleh sekolah atau yayasan yang berbasis islam untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa serta meningkatkan sikap kompetitif para siswanya.
Perlombaannya yaitu mencakup : Hafalan surah Al-Quran, kaligrafi, pidato 3 bahasa (Arab, Inggris dan Indonesia) dan lain sebagainya.
5. Parade Nuansa Islami
Parade Nuansa Islami mengusung berbagai tema yang kental dengan kultur Timur Tengah.
Warga yang mengenakan busana muslim, kendaraan yang dihias dengan macam-macam stiker serta arak-arakan hadroh dan drumband berhasil memeriahkan event tersebut.
Berbagai rangkaian kegiatan di atas berhasil menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan nilai-nilai agama dan semangat kebersamaan. (NRK)