ARASVARA.ID - XPeng G9L menjadi salah satu mobil listrik terbaru yang siap meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Mengusung desain mobil SUV premium, mobil listrik satu ini datang dengan sejumlah teknologi canggih, salah satunya kemampuan fast charging.
Kabarnya, mobil listrik XPeng G9L ini hadir dengan baterai berkapasitas 100 kWh hingga teknologi fast charging yang diklaim hanya membutuhkan waktu 11,7 menit.
Lantas, seperti apa spesifikasi dari mobil SUV premium terbaru XPeng G9L? Simak rangkumannya berikut ini.
Spesifikasi Mobil SUV Listrik XPeng G9L
Pasar mobil listrik Indonesia bakal kedatangan pemain baru di segmen SUV premium. XPeng Indonesia dijadwalkan meluncurkan XPeng G9L pada 11 November 2026 mendatang.
Mengusung konsep New Tech Flagship SUV, mobil ini menawarkan interior mewah berkapasitas enam penumpang, serta teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Kendaraan SUV listrik ini menawarkan konfigurasi enam penumpang dengan susunan kursi 2+2+2. Seluruh jok menggunakan material kulit Nappa premium.
Sementara itu, kursi baris depan dan tengah mengusung desain Zero Gravity yang dirancang untuk memberikan posisi duduk lebih rileks selama perjalanan.
Tersedia layar infotainment berukuran 17,3 inci di bagian depan yang terintegrasi dengan sistem Google, serta layar hiburan belakang berukuran 21,4 inci beresolusi 3K.
Untuk menambah kenyamanan, XPeng turut menyematkan sistem audio surround 7.1.4, teknologi Active Noise Cancellation (ANC), kulkas antibakteri berkapasitas 12,5 liter, dan ambient lighting dengan 256 pilihan warna.
Dari segi dimensi, XPeng G9L memiliki panjang 5.120 mm dengan desain bodi cenderung mengotak atau boxy.
Meski berukuran besar, SUV ini dibekali teknologi Rear-Wheel Steering yang membantu meningkatkan kelincahan saat bermanuver. Radius putarnya diklaim mencapai sekitar 5,4 meter.
Untuk pasar Indonesia, XPeng G9L dipersiapkan sebagai mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) dengan sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD).
Sumber tenaganya berasal dari baterai jenis Nickel Cobalt Manganese (NCM) berkapasitas 110 kWh.
Dengan baterai tersebut, SUV ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 648 km berdasarkan standar pengujian NEDC.
Keunggulan lainnya terletak pada teknologi pengisian daya. XPeng G9L mengusung arsitektur kelistrikan 800V yang mendukung pengisian cepat hingga 540 kW.
Melalui teknologi tersebut, pengisian baterai dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 11,7 menit.
Namun, waktu tersebut bergantung pada ketersediaan SPKLU dengan kapasitas daya yang sesuai serta kondisi baterai saat pengisian.
Untuk menunjang kenyamanan berkendara, XPeng G9L dibekali Dual-Chamber Air Suspension yang dipadukan dengan Dynamic Chassis Control (DCC) Dampers.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menyesuaikan karakter suspensi dengan kondisi jalan sehingga perjalanan terasa lebih nyaman dan stabil.
Ada pula fitur Intelligent 6D Anti-Motion Sickness yang dirancang untuk membantu mengurangi sensasi mabuk perjalanan akibat gerakan kendaraan.
Teknologi Rear-Wheel Steering turut menjadi fitur unggulan. Sistem ini memungkinkan roda belakang ikut berbelok sehingga membantu kendaraan bermanuver di area parkir maupun jalan perkotaan yang relatif sempit.
Tidak hanya menawarkan kenyamanan, XPeng G9L juga mengandalkan teknologi AI untuk mendukung pengalaman berkendara.
SUV ini mengadopsi arsitektur VLA 2.0 dan sistem XPILOT Assist. Keduanya didukung 33 sensor pintar serta dua chip Turing AI untuk memproses berbagai informasi di sekitar kendaraan.
Salah satu teknologi yang ditawarkan adalah Highway Navigation Guided Pilot (NGP), yaitu sistem bantuan berkendara yang dirancang untuk mendukung perjalanan di jalan tol.
Selain itu, tersedia pula fitur smart cockpit dan perintah suara berbasis AI untuk memudahkan pengoperasian sejumlah fungsi kendaraan.
Meski dilengkapi teknologi bantuan berkendara, fitur tersebut tidak menggantikan kewajiban pengemudi untuk tetap memperhatikan kondisi jalan dan mengendalikan kendaraan.
Menariknya, XPeng G9L juga dipersiapkan untuk dirakit secara lokal di Indonesia melalui skema CKD (Completely Knocked Down).
XPeng G9L dijadwalkan melakukan peluncuran resmi di Indonesia pada 11 November 2026 melalui acara XPENG Tech Day & New Product Launch.
Kehadirannya bakal menambah persaingan di segmen SUV listrik premium berukuran besar. Sejumlah model yang berada di kelas serupa antara lain Kia EV9 dan Hyundai Ioniq 9.
Hingga saat ini, harga resmi dari mobil SUV listrik XPeng G9L untuk pasar Indonesia belum diumumkan.
Detail varian dan kelengkapan yang akan dipasarkan juga masih menunggu konfirmasi saat peluncuran.
Demikian informasi mengenai spesifikasi mobil listrik SUV XPeng G9L yang segera meluncur di pasar Indonesia pada November 2026 ini.