ARASVARA.ID - Mengisi daya mobil listrik di rumah bisa menjadi cara yang praktis bagi pemilik kendaraan yang ingin menghemat waktu dan tidak perlu terlalu sering pergi ke SPKLU.
Meski begitu, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mengisi baterai mobil listrik, salah satunya adalah memastikan daya listrik rumah cukup.
Besarnya pengisian daya tergantung pada kapasitas baterai, jenis charger yang digunakan, kemampuan kendaraan untuk mengisi daya, serta alat elektronik lain yang digunakan di rumah.
Lantas, berapa besar daya listrik yang diperlukan untuk mengisi baterai mobil listrik di rumah? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Daya Listrik yang Ideal untuk Charge Kendaraan Listrik di Rumah
Meskipun tidak ada kapasitas listrik yang sama untuk semua mobil listrik. Namun, pemilihan harus disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan, jenis pengisiannya, dan kebiasaan menggunakan listrik di rumah.
Rumah yang menggunakan daya 1.300 VA atau 2.200 VA memiliki kemampuan listrik yang tidak terlalu besar.
Penggunaan pengisi daya portabel dengan daya yang tidak terlalu besar bisa dipertimbangkan, tetapi pemilik perlu mengelola penggunaan perangkat elektronik agar tidak membuat beban listrik terlalu besar.
Sementara itu, rumah dengan daya 3.500 VA atau lebih memberikan ruang yang lebih luas untuk kebutuhan pengisian listrik tertentu.
Jika kamu ingin menggunakan pengisi daya dinding 7 kW, maka kapasitas listrik sekitar 7.700 VA atau lebih bisa menjadi pertimbangan awal yang perlu kamu sadari.
Pemeriksaan instalasi dan perhitungan beban listrik secara tetap harus dilakukan sebelum memasang alat pengisian.
Tips Aman Charge Mobil Listrik di Rumah
Selain memastikan kapasitas listrik mencukupi, keamanan instalasi juga perlu diperhatikan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Periksa Instalasi Listrik Rumah
Pastikan instalasi mampu menangani tambahan beban dari charger. Gunakan jalur khusus dengan kabel, MCB, dan perangkat pengaman yang sesuai spesifikasi.
2. Gunakan Charger yang Sesuai
Pilih perangkat charging yang kompatibel dengan kendaraan dan direkomendasikan oleh produsen.
Hindari penggunaan kabel ekstensi atau sambungan bertingkat yang tidak dirancang untuk pengisian mobil listrik.
3. Atur Penggunaan Peralatan Elektronik
Usahakan tidak menggunakan banyak perangkat berdaya besar ketika mobil sedang di-charge, terutama jika kapasitas listrik rumah terbatas.
Cara ini dinilai dapat membantu mengurangi risiko beban tagihan listrik yang berlebih.
4. Manfaatkan Waktu Mobil Tidak Digunakan
Pengisian daya bisa dilakukan ketika kendaraan sedang diparkir dalam waktu lama, misalnya pada malam hari.
Dengan begitu, baterai dapat dipersiapkan sebelum mobil digunakan kembali untuk beraktivitas.
Untuk pemasangan charger permanen, pemilik kendaraan juga dapat memanfaatkan layanan Home Charging Services (HCS) dari PLN.
Pada 2026, PLN menghadirkan HCS Ultima yang mengintegrasikan pengajuan, pemasangan home charger, hingga penambahan daya jika diperlukan melalui PLN Mobile.
Itu dia beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pengguna mobil listrik yang ingin mencoba mengisi daya baterai kendaraan di rumah.