ARASVARA.ID - Membeli mobil bekas memang dapat menjadi solusi bagi calon pemilik kendaraan yang ingin menyesuaikan anggaran.

Meski demikian, pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli mobil bekas tetap diperlukan untuk menghindari kendaraan yang bermasalah, baik dari sisi mesin maupun kelengkapan dokumen.

Saat memilih mobil bekas, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga dan tampilan eksterior saja.

Riwayat perawatan, kondisi komponen, legalitas kendaraan, hingga performa mobil bekas saat dikendarai juga perlu diperhatikan sebelum transaksi dilakukan.

Lantas, apa saja yang perlu dicermati sebelum membeli mobil bekas? Berikut 10 hal penting yang bisa dijadikan panduan membeli kendaraan bekas.

10 Tips Membeli Mobil Bekas

1. Pastikan STNK dan BPKB Lengkap

STNK dan BPKB merupakan dokumen utama yang perlu diperiksa sebelum membeli kendaraan. Cocokkan informasi surat-surat dengan kondisi mobil, termasuk nomor polisi, nomor rangka, nomor mesin, serta identitas pemilik.

Pastikan pula status kepemilikan kendaraan jelas. Apabila terdapat dokumen yang tidak tersedia atau informasi yang tidak sesuai, sebaiknya tunda transaksi.

2. Cocokkan Nomor Rangka dan Mesin

Setelah memeriksa dokumen, periksa langsung nomor rangka dan nomor mesin pada kendaraan. Pastikan keduanya sesuai dengan data di STNK dan BPKB.

Nomor identitas kendaraan yang tidak cocok atau menunjukkan tanda perubahan mencurigakan perlu ditelusuri lebih lanjut.

Jangan melanjutkan pembayaran sebelum keaslian dan status administrasi kendaraan dipastikan valid.

3. Periksa Riwayat Servis

Catatan servis juga bisa membantu calon pembeli untuk mengetahui bagaimana mobil dirawat oleh pemilik sebelumnya. Mintalah buku servis, faktur bengkel, atau dokumen perawatan lain jika ada.

Page Break

Perhatikan jadwal servis, catatan penggantian suku cadang, dan perbaikan besar yang sebelumnya pernah dilakukan.

4. Periksa Mesin dan Potensi Kebocoran

Cobalah untuk menyalakan mesin mobil, idealnya ketika kondisinya masih dingin. Dengarkan apakah suara mesin stabil atau justru muncul bunyi kasar dan getaran yang tidak biasa.

Periksa pula kemungkinan rembesan oli maupun cairan lain di ruang mesin. Asap knalpot yang tidak normal juga penting untuk diperhatikan.

Apabila tidak memahami kondisi teknis kendaraan yang akan dibeli, mintalah mekanik terpercaya untuk melakukan inspeksi.

5. Amati Bodi dan Stuktur Kendaraan

Hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli mobil bekas adalah dengan melihat bodi atau struktur kendaraan.

Meski secara keseluruhan bodi mobil terlihat dalam kondisi baik hanya karena catnya masih mengkilap, bukan berarti struktur kendaraan masih layak.

Periksa keseragaman warna, celah antarpanel, kondisi pintu, bagian rangka, dan kolong mobil untuk melihat kemungkinan bekas penyok atau perbaikan.

Kerusakan struktur kendaraan perlu mendapat perhatian khusus karena dapat berkaitan dengan keselamatan.

6. Waspadai Tanda Mobil Bekas Banjir

Mobil yang pernah terendam banjir berisiko mengalami gangguan kelistrikan, korosi, dan kerusakan komponen.

Untuk mengidentifikasinya, periksa karpet, jok, bagian bawah dasbor, serta area tersembunyi yang berpotensi menyimpan sisa air.

Bau apek atau bekas karat dapat menjadi petunjuk awal, meskipun tidak otomatis membuktikan kendaraan pernah terendam.

Page Break

Apabila ditemukan tanda mencurigakan pada mobil, lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum memutuskan membeli.

7. Cocokkan Kilometer dengan Kondisi Mobil

Angka pada odometer dapat membantu memperkirakan tingkat pemakaian kendaraan, tetapi tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran kualitas mobil bekas.

Bandingkan angka kilometer dengan catatan servis, usia kendaraan, serta kondisi setir, pedal, jok, dan komponen lain yang mengalami keausan.

Jika informasi tersebut tidak selaras, mintalah penjelasan dari penjual dan lakukan verifikasi lebih lanjut.

8. Periksa Ban, Rem, dan Kaki-Kaki

Kondisi ban, rem, dan kaki-kaki berpengaruh terhadap kenyamanan serta keselamatan berkendara.

Periksa ketebalan tapak ban dan pola keausannya, kemudian pastikan sistem pengereman bekerja dengan baik.

Saat mobil dijalankan, perhatikan suara dari area roda, getaran, atau kemudi yang terasa tidak stabil. Hal ini bisa mengindikasikan komponen yang perlu diperiksa atau diperbaiki.

9. Lakukan Test Drive Sebelum Membeli

Test drive membantu calon pembeli menilai performa mobil secara langsung. Selama uji jalan, perhatikan respons mesin, perpindahan transmisi, kestabilan kemudi, dan kemampuan pengereman.

Pilih rute yang aman dan memungkinkan kendaraan diuji dalam kondisi berkendara yang berbeda.

Jika muncul suara atau respons yang tidak wajar, jangan abaikan gejalanya. Mintalah mekanik memeriksa penyebabnya sebelum transaksi disepakati.

10. Periksa Pajak dan Status Administrasi

Selain memastikan dokumen lengkap, periksa status pajak kendaraan dan kewajiban administrasi yang masih berlaku. Informasi ini dapat diverifikasi melalui kanal resmi sesuai wilayah registrasi kendaraan.

Page Break

Perhitungkan pula biaya yang mungkin muncul setelah pembelian, termasuk servis awal, penggantian komponen, dan pengurusan administrasi.

Dengan mengetahui beberapa tips membeli mobil bekas di atas sejak awal, calon pembeli dapat menilai apakah kendaraan tersebut layak dibeli atau tidak.