ARASVARA.ID - Melansir dari Mandiri Sekuritas, ​memulai perjalanan di dunia pasar modal kerap kali membingungkan bagi pemula yang dihadapkan pada fluktuasi harga harian yang sangat cepat. Bagi Gen Z yang ingin membangun portofolio saham jangka panjang tanpa harus terus-menerus memantau layar perdagangan, metode value investing hadir sebagai pendekatan yang sangat rasional.

Apa itu Value Investing? Value investing adalah strategi investasi yang berfokus pada saham dengan harga di bawah nilai intrinsiknya. Dengan pendekatan ini, Anda tidak sekadar melihat harga pasar, tetapi juga menilai nilai sebenarnya dari sebuah perusahaan. ​Pendekatan ini mengutamakan pencarian saham-saham dari perusahaan berkualitas yang dijual di bawah harga wajarnya (undervalued).

Melalui metode ini, investor tidak sekadar menebak arah pergerakan grafik harga jangka pendek, melainkan berfokus pada nilai intrinsik dan kinerja fundamental bisnis perusahaan yang sesungguhnya. ​Menjadi seorang value investor menuntut kedisiplinan serta kesabaran dalam menunggu pasar menyadari nilai asli dari saham tersebut. Strategi ini terbukti telah melahirkan banyak investor sukses dunia karena mampu memberikan potensi pertumbuhan modal yang stabil sekaligus meminimalkan risiko kerugian fatal.

​Memahami Definisi dan Prinsip Dasar Metode Value Investing

​Secara fundamental, value investing adalah strategi investasi saham yang dipopulerkan oleh Benjamin Graham dan dipraktikkan secara konsisten oleh Warren Buffett. Poin-poin prinsip utama dalam penerapan strategi ini mencakup:

​Pentingnya Konsep Margin of Safety dalam Menjaga Modal Investasi

Selanjutnya berdasarkan data dari Mandiri Sekuritas, ​salah satu pilar paling krusial dalam metodologi value investing adalah penerapan margin of safety atau batas aman investasi. Elemen penting dalam memahami margin of safety meliputi:

​Rasio-Rasio Finansial Utama untuk Mengukur Nilai Saham Diskon

Lalu, ​melakukan analisis value investing memerlukan penelaahan terhadap laporan keuangan emiten guna mengukur tingkat kewajaran harga sahamnya. Rasio-rasio finansial yang wajib dicermati antara lain:

​Langkah Taktis Menjalankan Analisis Fundamental bagi Pemula

Adapun, ​langkah menerapkan strategi value investing memerlukan alur kerja analisis yang terstruktur agar keputusan transaksi didasari oleh data yang valid. Langkah-langkah praktis yang disarankan meliputi:

​Keunggulan dan Tantangan Utama Penerapan Value Investing

​Meskipun menawarkan pendekatan yang aman dan terukur, metode value investing tetap memiliki keunggulan serta tantangan tersendiri bagi pelakunya: