ARASVARA.ID - Investasi kini menjadi bagian penting dalam perencanaan keuangan masa depan, dan instrumen obligasi makin diminati investor karena menawarkan imbal hasil yang stabil.

Apa itu Obligasi? Obligasi adalah surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh pihak penerbit kepada pemegang obligasi. Melalui instrumen ini, penerbit berjanji untuk membayar kembali seluruh pokok utang beserta kupon imbal hasil saat tanggal jatuh tempo pembayaran tiba.

Melansir dari data Buku Saku Pasar Modal, bahwa obligasi menawarkan tingkat imbal hasil berupa kupon yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga deposito perbankan biasa. Selama masa berlaku instrumen belum jatuh tempo, pembayaran kupon akan terus disalurkan secara berkala sesuai dengan jadwal perjanjian, mulai dari skema bulanan, triwulanan (3 bulanan), semesteran (6 bulanan), hingga tahunan (12 bulanan).

Namun, terdapat pula jenis obligasi unik yang tidak membayarkan kupon secara berkala, yang dikenal dengan sebutan zero coupon bond. Jenis instrumen ini ditawarkan kepada investor dengan harga diskon di awal, sehingga keuntungan investor didapat langsung dari selisih harga beli awal yang lebih rendah dibanding nilai pelunasan saat jatuh tempo kelak.

Memahami 5 Karakteristik Utama dalam Instrumen Obligasi

​Selanjutnya, mengenal 5 karakteristik utama Obligasi sebagai berikut ;

Mengenal Berbagai Klasifikasi Tipe Obligasi di Pasar Keuangan

Adapun, pengelompokan tipe obligasi dapat dilihat dari beberapa sudut pandang utama yang relevan bagi strategi portofolio investor. Berdasarkan pihak penerbitnya, instrumen ini terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu ;

Berdasarkan struktur pembayaran imbal hasilnya, obligasi diklasifikasikan menjadi tiga kategori kupon, yaitu ;

Sementara dari kriteria peringkat kelayakan investasinya, instrumen ini dipilah menjadi dua kategori, yaitu ;

Jika ditinjau dari fleksibilitas kepemilikannya atau konvertibilitasnya, terdapat instrumen Obligasi dengan Hak Konversi serta Obligasi Wajib Konversi yang dapat diubah menjadi saham perusahaan penerbit. Terakhir, berdasarkan struktur jaminannya, terdapat kelompok Secured Bond yang dijamin dengan jaminan umum atau khusus, serta kelompok Unsecured Bond seperti obligasi subordinasi yang tidak didukung jaminan fisik khusus.

Dua Sumber Keuntungan Utama dari Investasi Obligasi

​Adapun, investasi pada instrumen utang ini menawarkan dua potensi keuntungan utama yang sangat memikat bagi para pencari imbal hasil pasif. Keuntungan pertama diperoleh melalui pendapatan kupon berkala, yakni pembayaran bunga rutin yang disalurkan penerbit hingga masa tenggat jatuh tempo berakhir.

​Keuntungan kedua hadir dalam bentuk capital gain, yaitu potensi keuntungan finansial yang didapatkan dari selisih kenaikan harga pasar instrumen. Capital gain ini tercipta ketika investor berhasil menjual kembali lembar obligasinya di pasar sekunder dengan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan harga beli awalnya.

Mengidentifikasi Potensi Risiko dalam Portofolio Obligasi

​Meski menawarkan keuntungan yang relatif stabil, investasi ini tetap memiliki sejumlah risiko yang wajib diantisipasi oleh investor, sebagai berikut ;