ARASVARA.ID - Apa itu Reksa Dana? Mengutip dari buku Sekolah Pasar Modal, Reksa Dana merupakan sarana pengumpulan dana dari para pemodal yang nantinya dikelola oleh Manajer Investasi ke dalam berbagai portofolio efek maupun instrumen keuangan lainnya.

Kini, masyarakat dapat membeli Reksa Dana secara langsung melalui Manajer Investasi, Agen Penjual (APERD), dan gerai resmi, atau secara praktis lewat platform transaksi digital yang telah berizin.

Secara sederhana, Reksa Dana itu wadah buat ngumpulin dana dari masyarakat pemodal, yang nantinya bakal dikelola sama Manajer Investasi (MI) profesional buat ditanam di berbagai Portofolio Efek atau instrumen keuangan lainnya.

Tujuan dan Fungsi Utama Berinvestasi di Reksa Dana

Melansir dari Buku Sekolah Pasar Modal, ​tujuan paling mendasar dari hadirnya Reksa Dana adalah memberikan akses pasar modal yang mudah, aman, dan terjangkau buat semua lapisan masyarakat. Instrumen ini dirancang agar modal yang relatif kecil bisa ikut menikmati potensi pertumbuhan ekonomi nasional.

​Selain itu, Reksa Dana bertujuan untuk membantu pemodal mengalahkan laju inflasi tahunan yang sering kali menggerus nilai riil uang tunai jika cuma didiamkan di tabungan biasa.

​Dengan menempatkan dana pada instrumen produktif, uang yang kamu kumpulkan punya kesempatan buat berkembang secara optimal dalam jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Mengenal 4 Jenis Utama Reksa Dana Konvensional

Manfaat Utama Reksa Dana

Sisi Risiko Sebelum Mulai Beli Unit

​Sama seperti semua instrumen investasi di dunia, Reksa Dana juga tidak lepas dari yang namanya risiko. Risiko pertama yang paling sering terjadi adalah Risiko Penurunan Nilai Investasi akibat fluktuasi harga pasar saham atau obligasi yang sedang melemah.

​Risiko Likuiditas, kondisi ini bisa terjadi kalau ada penarikan dana secara serentak (mass redemption) oleh sebagian besar investor, atau saat terjadi krisis keuangan mendadak (force majeure) yang membekukan aktivitas transaksi pasar.

​Risiko Wanprestasi atau Default. Hal ini bisa muncul apabila penerbit surat utang yang ada di dalam portofolio Reksa Dana gagal membayar pokok atau bunga pinjaman tepat waktu.

​Dengan memahami perpaduan antara tujuan, manfaat, jenis, dan risikonya, kamu bisa menyusun strategi investasi yang paling pas dengan profil risikomu tanpa perlu ikut-ikutan tren secara emosional.