ARASVARA.ID - Saat ini banyak sekali jumlah pengangguran di Indonesia melansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS).
Hingga Februari 2026 BPS mencatat 147,67 juta orang bekerja. Sedangkan, terdapat 7.25 juta orang diperkirakan menganggur.
Banyak alasan terkait jumlah pengangguran di Indonesia masih cukup besar walaupun cenderung menurun.
Mengapa Jumlah Pengangguran di Indonesia Besar?
1. Pertumbuhan Pekerja Lebih Cepat
Saat ini tingkat pertumbuhan orang yang membutuhkan kerjaan cenderung besar dari pada angka penciptaan lapangan pekerjaan.
Jumlah angkatan kerja di Indonesia saat ini mencapai 154,91 juta orang naik sebesar 1,86 juta sejak Februari 2025 lalu.
Ekonomi di Indonesia seharusnya bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk bisa menyerap banyak orang.
2. Tidak Sesuai Pendidikan dan Lapangan Kerja
Salah satu persoalan penting merupakan kemampuan pencari kerja tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
BPS juga menerangkan lebih dari sepertiga pemuda bekerja tidak sesuai pada sektornya.
Kondisi ini berkaitan dengan lamanya proses banyak orang mendapatkan pekerjaan dan membuatnya tak masalah jika tidak sesuai.
3. Pengangguran Usia Muda Tinggi
Kelompok muda menghadapi tantangan ketika memasuki dunia kerja lantaran belum memiliki pengalaman.
Hal ini tercatat pada jumlah TPT pemuda lebih banyak dua kali lipat menurut data dari BPS.
Selain itu, tingkat pendidikan tinggi juga tidak menjamin cepat mendapatkan pekerjaan.
4. Lapangan Kerja Tidak Menyerap Semua Orang
BPS mencatat sekitar 59,93 juta orang bekerja di sektor formal dan 87,74 orang di sektor informal.
Data ini menunjukkan banyak orang memperoleh pekerjaan bukan pada bidang yang ditekuni.
Persoalan ketenagakerjaan Indonesia juga ada pada kualitas dan stabilitas pekerjaan.
5. Lapangan Pekerjaan Hanya Naik pada Sektor Tertentu
Pada tahun 2026 ini BPS mencatat sektor pertanian, kehutanan hingga perikanan menjadi penyerap tenaga kerja paling banyak sekitar 42,49 juta orang.
Hal ini dibuktikan dari data yang ada hanya sekitar 28,78 persen pada sektor tententu.
Sementara di sektor lainnya tidak menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang sama akibat kesenjangan lokasi, keterampilan, dan jenis pekerjaan.
Kenapa Masalah Angka Pengangguran Besar di Indonesia?
Jumlah penduduk
Angkatan kerja
Lapangan kerja
Keterampian pencari kerja
Hal ini menjadikan tingkat ketinggian angka pencari kerja freelance pada usia gen z sangat tinggi.
Keuntungan Kerja Freelance
1. Fleksibilitas Waktu
Freelance membuat banyak orang bebas menentukan waktu bekerjanya dan bisa melakukan banyak hal lain.
Hal ini bisa membuat banyak orang bisa bekerja dalam beberapa tempat.
2. Work Life Balance
BPS juga menyebut work life balance membuat suatu alasan gen z tertarik pada freelance.
3. Fleksibilitas Pekerjaan
Gen Z bisa memilih banyak lapangan pekerjaan terkait:
desain grafis
videografi
fotografi
penulisan
digital marketing
programming
penerjemah
sosial media
konten kreator
Tak hanya sisi positifnya saja, kerja freelance juga bisa membuakan kamu memiliki banyak kerugian.
Sisi Negatif Kerja Freelance
Pendapatan tidak stabil
Sulit prediksi jumlah proyek
Persaingan tinggi
Tidak mendapat jaminan sosial.
Kerja mandiri
Sekian informasi terkait jumlah tingkat pengangguran di Indonesia dan pekerjaan yang disukai oleh gen z.