JAKARTA, ARASVARA.ID - Pasar emas investasi di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Di tengah dinamika pasokan Logam Mulia (LM) Antam yang kerap mengalami kelangkaan di pasar ritel, Group Perusahaan Kisara melalui brand logam mulia KISA24 hadir sebagai alternatif strategis bagi para investor dan masyarakat luas.
Selain pemain besar seperti Antam, Galeri24 dan UBs, group perusahaan investasi Kisara Capital memperkuat ekosistem lini bisnis emas dengan meluncurkan produk logam mulia KISA24 melalui anak perusahaan PT Kisa Mulia Abadi - gerai LM “Kisagold” .
Kehadiran emas Kisa24 sebagai alternatif pilihan dari emas logam mulia Antam, kualitas kadar dan pun dipastikan sejajar.
Founder dari group perusahaan Kisara Capital, Reza Rizky Darmawan, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap emas KISA24 tumbuh signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai grup investasi yang fokus pada industri emas, Kisara Capital memposisikan KISA24 sebagai jawaban atas kebutuhan pasar yang dinamis.
"Kisara, group perusahaan investasi yang fokus berinvestasi pada industri emas, brand Logam Mulia (LM) KISA24 ditengah ramainya investasi emas di masyarakat sudah banyak diminati," pungkas Reza dalam wawancaranya kemarin.
Menurut pengusaha muda ini, Brand LM milik Kisara, KISA24, yang telah bersertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) meluncurkan beberapa produk varian LM, murni 999.9 Gram dan 24 Karat, dengan ukuran 1, 5, 10, 25, 50 dan 100 gram.
Ia menjamin ketersediaannya dan menargetkan untuk mejadi logam mulia favorit dan terbaik bagi masyarakat Indonesia tahun 2028.Apalagi ditengah langkanya emas logam mulia Antam di pasaran.
"Logam mulia merk KISA24 telah ramai dibeli pelanggan beberapa bulan terakhir. KISA24 menjadi alternatif Logam Mulia dengan kualitas terjamin namun harga terjangkau dan kompetitif dibanding merk lain," terang Reza.
Menurut Reza, pihaknya yakin KISA24 menjadi salah satu opsi terbaik masyarakat indonesia yang ingin menabung logam mulia emas. (Dji)