ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 171 memberikan tayangan yang mampu membuat penonton penasaran. Pasalnya, Sena tengah menjalani penyelidikan terkait hilangnya pak Robert.
Sementara itu, Davina berusaha menyadarkan Jihan untuk berhenti percaya pada Dipa. Ia khawatir Dipa dapat mencelakai Jihan di kemudian hari.
Pada episode ini, penonton seakan diajak untuk mengetahui proses penyelidikan yang biasa dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menangani sebuah kasus.
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 171:
Sena mengantarkan Davina yang masih shock pasca menemukan pak Kemal dalam keadaan tidak bernyawa di kediamannya. Sesampainya di rumah Davina, Arya Saloka sebagai Sena menceritakan peristiwa yang baru saja terjadi kepada Novan dan anggota keluarga lainnya.
Mereka terkejut mendengar kabar kematian pak Kemal. Novan tak menyangka bahwa kasus ini dapat menghilangkan nyawa seseorang.
Di tengah perbincangan mereka, Sena mendapatkan telpon dari pal Prama untuk segera datang ke kantor polisi. Namun, Sena bingung untuk pamit pergi dari hadapan keluarga Davina.
Melihat kebingungan di wajah Sena, Davina membantu mencari alasan agar Sena dapat keluar dari rumahnya. Akhirnya, keluarga Davina mengizinkan Sena pergi dari hadapan mereka.
Setelah itu, Davina pergi menuju balkon untuk menenangkan dirinya. Jihan berinisiatif untuk menghampiri kakaknya. Davina memanfaatkan momen ini untuk menginterogasi Jihan.
Ia menanyakan terkait dugaan kasus pencucian uang yang dilakukan oleh Dipa. Jihan memberikan beberapa informasi yang ia ketahui tentang kasus tersebut.
Mendengar jawaban Jihan semakin menguatkan prasangka buruknya kepada Dipa. Davina memperingatkan Jihan untuk berhati-hati dengan Dipa agar tidak menjadi korban selanjutnya.
Sementara itu, Sena menemui pak Prama, ia mendapatkan perintah untuk kembali bergabung dengan timnya demi menuntaskan kasus pencucian uang yang Dipa Andika lakukan.
Sena dan tim diperintahkan untuk mencari keberadaan pak Robert. Saat mereka datang ke kantor pak Robert, sosok yang dicari justru menghilang. Sena menduga bahwa telah terjadi sesuatu yang buruk terhadap pak Robert.
Sena dan tim mulai menelusuri jejak kepergian pak Robert. Bahkan, mereka bekerja sama dengan Polda untuk mencari keberadaan konsultan keuangan tersebut.
Di sisi lain, Arman meminta Novan untuk datang ke kediamannya. Ia ingin mendiskusikan keputusan Novan yang menutup semua cabang Avenue and Co. Pasalnya, jika restoran tersebut ditutup, aktivitas pencucian uangnya terganggu.