ARASVARA.ID - Sinetron Terikat Janji episode 133 memberikan tayangan yang mampu membuat penonton merasa puas sekaligus kesal saat menyaksikannya.
Pasalnya, Sena berhasil mendapatkan informasi tentang kisah awal penyebab Hans masuk ke dalam rutan kelas berat. Ia merasa misinya memiliki kemajuan.
Sementara itu, Dipa mendesak Jihan untuk menyetujui acara pernikahan mereka dipercepat. Ia sengaja melakukan hal tersebut agar dapat berlindung di bawah naungan keluarga Novan Kusuma.
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 133:
Saat Davina hendak keluar dari kantor, ia mendengar percakapan Reza ditelpon yang sedang membahas Sena. Pada percakapan tersebut, Reza mengungkapkan bahwa Sena ditugaskan untuk menyamar sebagai narapidana di salah satu rutan yang menahan pelaku pembunuhan kelas berat.
Davina terkejut mendengar kabar itu, Ia segera menghubungi Tara, sekretarisnya di Kusuma Food, untuk mengosongkan jadwalnya seharian full, karena ia ingin mengunjungi Sena di lapas.
Sementara itu, Sena terkejut saat melihat Davina mengunjunginya. Ia khawatir rencana penyamarannya terungkap sehingga gagal menemukan bukti kejahatan Dipa Andika.
Sena menjelaskan tugasnya di rutan, ia meminta Davina untuk tidak mengkhawatirkannya. Selain itu, Sena juga melarang Davina untuk mengunjunginya lagi, karena lapas yang disinggahi cukup berbahaya.
Mendengar perkataan Davina tidak membuat rasa khawatir dalam dirinya menghilang, namun ia berusaha untuk lebih sabar dan pengertian dengan kondisi Sena.
Setelah itu, Sena memerintahkan kepada Davina untuk pulang agar bisa beristirahat dan menenangkan pikiran. Davina menuruti semua perkataan Sena meskipun dengan berat hati.
Untungnya, Davina tidak berpapasan dengan Hans dan istrinya saat hendak keluar dari ruang kunjungan. Jika hal tersebut terjadi, dapat dipastikan penyamaran Sena gagal.
Sena memilih untuk kembali ke ruang selnya. Namun, di tengah perjalanan ia dihadang oleh komplotan narapidana lainnya. Komplotan tersebut sering merundung narapidana lain, terutama kepada individu yang berani melawan mereka.
Saat kelompok narapidana sedang merundung Sena, tiba-tiba Hans lewat, sehingga perhatian mereka teralihkan kepada pria tersebut.
Ternyata, Hans baru saja mendapatkan lukisan yang dibuat oleh anaknya. Ia berencana memajang lukisan tersebut di dinding ruangan selnya. Namun, perundung justru merebutnya, kemudian merobeknya menjadi dua.
Hans marah melihat kelakuan mereka, Sena memanfaatkan momen ini untuk mengambil hati Hans. Ia merebut lukisan yang telah mereka robek sehingga perkelahian pun terjadi.
Untungnya penjaga sipir datang untuk melerai mereka. Kelompok perundung dibawa ke ruang rehabilitasi, sementara Hans dan Sena pergi ke ruang perawatan.
Sena memanfaatkan kedekatannya dengan Hans untuk mengungkap kasus kejahatan Dipa. Hans menyatakan bahwa dirinya masuk ke lapas karena kasus pembunuhan sekaligus pencurian barang berharga yang disimpan dalam museum.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, Sena segera menghubungi Reza untuk memberikan informasi yang ia ketahui. Tak hanya itu, Sena juga memperingatkan Reza untuk berhati-hati saat berbicara di depan umum agar penyamaran mereka semua tidak terbongkar.
Di sisi lain, Davina tidak merasa hampa dengan ketidakhadiran Sena, karena setiap hari ia mendapatkan sebuah surat yang Sena buat melalui Galih. Ia juga memperoleh berbagai bucket bunga dari Sena. Rasa cinta dalam hati Davina untuk Sena semakin kuat, ia sangat senang dipertemukan dengan Sena.
Sementara itu, Jihan sedang meyakinkan dirinya untuk tetap melanjutkan pernikahannya dengan Dipa. Meski hatinya dipenuhi keraguan, Jihan memilih untuk menepis rasa tersebut dan hidup bersama Dipa selamanya.