ARASVARA.ID - Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 21 menyorot konflik hubungan Bima dan Pamela. Mereka berusaha menghilangkan pemberitaan buruk yang tersebar.

Sementara itu, Ariana berusaha mencari pelaku yang selama ini menguntitnya sekaligus membuatnya terjebak di dalam basement bersama Virzha.

Penasaran bagaiamana kisah mereka? Ikuti artikel ini sampai habis.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 20: Perusahaan Bima Terancam Bangkrut

Sinopsis Sinetron Wajah Cinta Yang Lain Episode 21:

Pamela memutuskan menemui Bima untuk mendiskusikan rumor buruk tentang mereka. Pamela juga merasa tidak nyaman berada di rumah, karena seluruh anggota keluarga, kecuali mamanya, menyudutkan dirinya.

Saat tiba di kantor Bima, Pamela menceritakan semua yang ia lalui pasca rumor itu tersebar. Bima juga merasa gelisah, karena perusahaannya terancam pailit, dia hanya berharap perusahaan Davin dan Ariana tetap menerimanya.

Setelah diskusi usai, Pamela meminta tolong kepada Bima untuk mengantarnya pilates, ia takut jika bepergian sendiri. Bima pun menyetujui permintaan Pamela.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Terikat Janji Episode 114: Terjadi Kesalahpahaman Antara Sena dan Davina

Saat di tempat pilates, Bima dan Pamela bertemu dengan Ariana. Ariana merasa sedih saat menyaksikan kedua orang tersebut. Rasa sedih itu semakin membangkitkan niatnya untuk membalaskan dendam masa lalu.

Pamela berusaha mengakrabkan diri dengan Ariana, dia berniat membantu Bima dengan mengambil hati Ariana. Ketika Pamela ingin menggandeng tangan Ariana, tanpa sadar Ariana justru menepisnya.

Ariana menyesali perbuatannya, sebab perilaku tersebut dapat menimbulkan kecurigaan orang-orang yang menyaksikannya. Ariana segera meminta maaf kepada Pamela atas tindakan reflek yang dilakukannya.

Di sana juga hadir Karen yang tengah menyaksikan peristiwa tersebut. Namun, Karen mulai curiga dengan latar belakang kehidupan Ariana.

Setelah itu, mereka melanjutkan kegiatan pilates hingga akhir. Saat di ruang ganti, Ariana menunjukkan sebuah lipstik yang ia temui ketika terjebak di basement restoran. Ariana menduga pelakunya adalah Pamela. Tentu saja Pamela enggan untuk mengakuinya. Ia berpura-pura tidak tahu mengenai kasus tersebut.

Page Break

Saat Ariana pergi sejenak ke bilik ruang ganti, Pamela justru meletakkan barang miliknya ke dalam tas Ariana. Pamela berencana untuk menjebak Ariana yang telah menyentak tangannya.

Beberapa saat kemudian, Davin datang untuk menjemput Ariana. Bima yang mengetahui ada kehadiran Davin segera berencana mengajaknya makan malam. Dia berniat untuk mengambil hati Davin.

Bima memanfaatkan momen kebersamaan mereka untuk meminta kepastian kerja sama antar perusahaan. Ariana dan Davin dengan tegas menyatakan penolakan kerja sama karena rumor buruk tentang Bima dapat merusak citra baik perusahaan mereka.

Kemudian, Ariana dan Davin memutuskan untuk pulang. Bima kebingungan untuk menyelesaikan masalahnya. Sementara Pamela dibutakan rasa cemburu melihat interaksi Bima dengan Ariana.

Pertengkaran diantara mereka tidak dapat dihindari. Bima yang tidak ingin memperpanjang masalah berusaha membujuk Pamela. Ia tidak ingin hubungannya ikut berakhir.

Bima memutuskan untuk menemui keluarga Pamela. Ia ingin meminta restu kepada kedua orang tua Pamela. Bima juga berpikir jika mereka mengadakan pernikahan, maka rumor buruk itu akan hilang.

Di sisi lain, ibu Asti, yang kini menjadi Ariana, datang ke Jakarta untuk mencari anaknya. Dia sangat khawatir karena sudah lama tidak mendengar kabar apapun terkait putrinya.