ARASVARA.ID - Surat Al Maun merupakan surat ke-107 yang ada termuat di Juz ke-30 dalam Al-Quran dan terdiri dari tujuh ayat dengan keutamaan istimewa bagi kamu yang mengamalkannya.
Adapun, Al Maun dapat diartikan sebagai 'Hal-hal berguna' atau 'bantuan penting', yang termasuk ke dalam surat Makkiyah karena diketahui turun di kota Mekkah.
Surat Al Maun memiliki tafsir yang beragam dari para ulama. Namun demikian, surat ini membahas tentang orang-orang yang tidak mau menolong menggunakan barang berguna yang mereka punya.
Pada artikel kali ini, kamu akan mengetahui selengkapnya tentang surat Al Maun mulai dari bacaan latin serta arti, kandungan hingga tafsirnya.
Bacaan Surat Al Maun
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِ
Ara-aital lazii yu kazzibu bid diin
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَ
Fa zaalikal lazi yadu'ul-yatiim
Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
وَلَا يَحُضُّ عَلٰي طَعَامِ الْمِسْكِيْنِ
Wa la ya huddu 'alaa ta'amil miskiin
dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَ
Fa wai lul-lil mu salliin
Maka celakalah orang yang shalat,
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَ
Al laziina hum 'an salaatihim sahuun
(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya,
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَ
Al laziina hum yuraa-uun
yang berbuat ria,
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ
Wa yamna'uunal ma'uun
dan enggan (memberikan) bantuan.
Tafsir Singkat Surat Al Maun
Surat Al Maun memiliki beragam pandangan untuk tafsirnya, seperti merujuk pada mereka yang enggan melaksanakan kebaikan seperti membayar zakat atau membantu orang miskin
Selain itu, tafsir lain menyebut bahwa Al Maun membahas tentang orang-orang yang tidak taat melaksanakan ibadah atau anjuran yang seharusnya dilakukan kepada sesama.
Tak sampai di situ, beberapa ulama menafsirkan surat Al Maun berkisah tentang seseorang yang enggan memberikan bantuan untuk orang lain meskipun sangat membutuhkannya.
Melansir laman Kemenag, dijelaskan bahwa Allah SWT menyampaikan pertanyaan kepada Nabi Muhammad tentang para pendusta agama dalam ayat pertama surat Al Maun, kemudian dijawab dalam ayat-ayat berikutnya.
Pada ayat 1 sampai 3, Allah SWT menjelaskan bahwa sifat orang yang mendustakan agama ditandai dengan mereka yang menolak bahkan menghardik anak yatim yang datang meminta tolong kepadanya.
Penolakan yang dilakukan untuk anak yatim dianggap sebagai penghinaan dan takabur. Selain itu, sifat lain yang menandai adalah tidak membantu atau memberi makan orang miskin.
Selanjutnya pada ayat keempat, surat Al Maun berisikan tentang ketaatan dalam melaksanakan salat. Allah SWT memberi ancaman untuk mereka yang salat hanya secara lahiriah tanpa keikhlasan hati.
Kandungan Surat Al Maun
Berdasarkan ayat 1 sampai 7 surat Al Maun, makna yang terkandung ialah bagaimana sifat-sifat orang yang mendustakan agama seperti sombong, kikir dan tidak mau membantu sesama bahkan anak yatim dan orang miskin sekalipun.
Keutamaan Surat Al Maun
Sejalan dengan itu, setiap surat yang ada di dalam Al-Quran memiliki keutamaan untuk mereka yang mengamalkan bacaannya. Melansir berbagai sumber, berikut keistimewaan yang bisa kamu ketahui:
Pentingnya Perbuatan Baik
Menegaskan bahwa melakukan perbuatan baik atau amal shalih merupakan hal penting yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Tolong Menolong
Surat Al Maun mengajarkan kepada umat muslim untuk senantiasa memberikan pertolongan kepada sesama manusia, terutama anak yatim dan orang miskin yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Menjaga Salat
Selain itu, surat Al Maun juga memberikan pelajaran penting betapa bahaya melalaikan ibadah salat dan mengerjakannya tanpa hati kepada Allah SWT.
Demikian penjelasan tentang Surat Al Maun selengkapnya yang bisa kamu ketahui, mulai dari bacaan hingga keutamaan di dalamnya.