ARASVARA.ID - IMT merupakan singkatan dari Indeks Massa Tubuh yang merupakan ukurun untuk menilai berat badan seseorang berdasarkan perbandingan berat badan dan tinggi badan.

Melansir dari Kemenkes RI, IMT atau Body Mass Index (BMI) bisa membantu mengidentifikasi jika seseorang memiliki berat badan kurang, berada dalam rentang normal, mengalami berat badan berlebih hingga obesitas.

Meski begitu IMT merupakan alat skrining secara mandiri, melainkan bukan diagonisis pada suatu kasus.

Apa Itu IMT?

Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan indikator yang dihitung menggunakan berat badan dalam kilogram dibagi menjadi kuadrat tinggi badan dalam meter.

Nantinya hasil akan dinyatakan sebagai satuan kilogram per meter persegi (kg/m²).

Menurut CDC, ukuran ini bisa digunakan untuk menilai status berat badan orang dewasa, namun hasilnya juga perlu dipertimbangkan.

IMT sering digunakan ketika melakukan pemeriksaan keseatan lantaran perhitungannya mudah dan hanya membutuhkan data berat dan tinggi badan.

Namun, nilai IMT tidak diukur melalui lemak tubuh dan tidak bisa membedakan massa otot dengan massa lemak.

Dengan begitu, massa otot besar bisa memiliki IMT tinggi ketika tidak memiliki kondisi lemak tubuh yang sama dengan orang lain.

Apa Fungsi IMT?

IMT bisa digunakan ketika membantu orang mendiagnosa kategori berat badan dan menentukan jika seseorang perlu melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Menurut WHO, indikator ini biasanya digunakan ketika ingin memantau prevalensi berat badan berlebih dan obesitas.

Meski begitu, sebaiknya kamu tidak menjadikan satu-satunya rujukan dalam menilai kondisi kesehatan.

Jika individu, hasil IMT bisa menjadi langkah awal untuk mengevaluasi kebiasaan makan, aktivitas fisik, dan kondisi berat badan.

Apa Kelebihan IMT?

Kelebihan IMT merupakan perhitungan sederhana, murah dan bisa digunakan untuk melakukan skrining awal banyak orang dewasa.

Berdasarkan informasi dari CDC, meski demikian IMT tidak menggantikan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh.

Bagaimana Cara Menjaga Berat Badan Tetap Sehat?

Berdasarkan informasi dari Kemenkes RI, menjaga berat badan bisa dimulai dengan menerapkan pola makan, melakukan aktivitas fisik, tidur cukup dan memantau perubahan berat badan.

Biasanya, jika nilai IMT berada di luar posisi yang dianjurkan kamu harus hindari langsung menjalani diet ekstrem hingga menggunakan produk penurun berat badan.

Kesimpulan

IMT atau Indeks Massa Tubuh merupakan ukuran yang membandingkan berat badan dengan kuadrat tinggi badan untuk membantu kamu menilai kategori berat badan.

FAQ

Apa itu IMT?

IMT merupakan Indeks Massa tubuh untuk mengukur berat badan terhadap tinggi badan yang digunakan sebagai skrining status berat badan.

Apakah IMT sama dengan BMI?

Sama, IMT merupakan istilah dalam bahasa Indonesia untuk Body Mass Index atau BMI dalam bahasa Inggris.

Apakah IMT tinggi disebut sebagai penderita obesitas?

Tidak selalu, IMT tinggi bisa dipengaruh oleh massa otot dan faktor lain.

Sekian informasi terkait apa itu IMT yang bisa kamu ketahui selengkapnya di sini.

Dapatkan informasi dan berita terupdate melalui arasvara.id