ARASVARA.ID - Pemimpin kejuaraan Formula 2, Rafael Camara bersiap melakukan debutnya naik ke Formula 1 pada musim 2027 mendatang bersama tim TGR Haas.

Haas merekrut pembalap junior Ferrari ini akan bergabung dengan Haas setelah menandatangani kontrak multi-tahun dengan tim asal Amerika Serikat tersebut.

Rafael Camara diketahui akan menggantikan posisi Esteban Ocon yang tidak memperpanjang kontraknya untuk musim 2027 dan bakal menjadi rekan satu team dengan Ollie Bearman, pembalap asal Inggris.

Rafael Camara Siap Gabung ke Haas di Formula 1

Mendapatkan kesempatan bergabung dengan Haas untuk kejuaraan F1 di musim mendatang, diakui Camara sebagai hal yang ia syukuri dan merasa sangat bahagia karena menjadi langkah penting dalam kariernya.

"Saya sangat senang bergabung dengan tim TGR Haas F1 sebagai pembalap Formula 1. Ini adalah langkah penting dalam karier saya," ucap Rafael Camara dikutip dari laman resmi Formula1 pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Tak lupa, Camara pun menyampaikan rasa terimakasihnya atas kesempatan tersebut kepada Gene Haas, pemilik tim dan Ayao Komatsu yakni kepala tim Haas yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya.

Kemampuan Camara terbukti saat menjalani pengujian mobil Formula 1 Haas di Portimao, Portugal pada Agustus lalu. Ia mengendarai mobil musim 2025 dalam program Testing of Previous Car (TPC).

Hasil uji coba tersebut menarik perhatian dari Ayao Komatsu yang menilai bahwa kemampuan Camara bisa beradaptasi dengan potensi yang lebih luas daripada sekadar kecepatan.

"Dia menunjukkan saat kami memintanya mengemudi di program TPC kami di Portugal bahwa ia mampu mengendalikan diri dengan sangat baik meskipun hanya memiliki sedikit waktu untuk mempelajari mobil," ucap Ayao Komatsu, kepala tim Haas.

Perjalanan Karier Rafael Camara

Pembalap muda asal Brasil ini bergabung dengan Akademi Pembalap Scuderia Ferrari pada tahun 2022 lalu, dan sejak saat itu ia fokus meniti karier di berbagai jenjang balapan mobil berkursi tunggal.

Pada tahun 2024, Camara menorehkan prestasi dengan memenangkan Formula Regional European Championship kemudian melanjutkan kiprahnya di Formula 3 pada tahun berikutnya.

Page Break

Pada masa Formula 3, Camara sukses mengamankan gelar lainnya hingga menyamai Arvind Lindblad yang dikenal memiliki presentase kemenangan tertinggi dalam sejarah Formula 3.

Rafael Camara kemudian naik ke jenjang Formula 2 sampai ia berhasil memimpin klasemen pembalap dengan selisih tujuh poin. Total tiga kemenangan di Feature Race dan empat podium diraih olehnya.

Kemampuan Camara tersebutlah yang kemudian membawanya sampai ke Formula 1 bersama Haas untuk musim 2027 mendatang.

Pemilik tim Gene Haas bahkan mengakui prestasi yang ditorehkan oleh Camara dan menantikan aksinya di Formula 1 nanti.

"Saya senang melihat apa yang bisa dicapai di Formula 1 setelah melihat prestasinya meniti karier di Formula 3 dan sekarang Formula 2 tahun ini," ucap Gene Haas.

Meskipun bakal menghadapi tantangan berbeda di F1, namun Gene yakin kalau Camara bisa beradaptasi dengan baik, terlebih rekan satu timnya adalah Ollie Bearmen yang juga berasal dari Akademi Pembalap Scuderia Ferrari.

"Ini tantangan yang berbeda di level ini, tetapi apa yang telah kami alami melalui Ollie Bearman yang mengikuti jalur karier serupa dan berasosiasi dengan Scuderia Ferrari Driver Academy, pembalap muda ini dipersiapkan dengan baik dan mereka memberikan dampak langsung pada sebuah tim," tutupnya.