ARASVARA.ID - Demo mahasiswa sempat digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Perpindahan lokasi unjuk rasa tersebut menuai beragam komentar dari warganet. Sejumlah warganet mempertanyakan alasan aksi tidak lagi digelar di depan gedung DPR.

Sementara itu, kawasan HI dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas publik di Jakarta. Di sekitarnya terdapat berbagai gedung perkantoran, pusat, dan berada di jalur yang ramai dilalui masyarakat. Hal tersebut membuat sebagian warganet menilai aksi massa di kawasan HI berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Di tengah perdebatan tersebut, muncul sebuah utas di platform X yang membahas sekaligus memberikan pendapat mengenai alasan aksi massa dilakukan di HI, bukan di depan gedung DPR. Unggahan tersebut kemudian mendapat respons positif dari sejumlah warganet yang mengaku mulai memahami alasan di balik pemilihan lokasi tersebut.

Demo Mahasiswa di HI Tuai Pro-Kontra

Pada hari Selasa (18/8/2026), sejumlah elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Aksi tersebut diadakan sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema Merebut Kemerdekaan.

Organisasi mahasiswa tersebut terdiri dari BEM UI, PNJ, IPB serta kelompok pelajar lainnya. Mereka membawa delapan tuntunan sebagai perwakilan yang menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Tentu saja gerakan massa tersebut berpotensi menyebabkan kepadatan di kawasan Bundaran HI. Berita tersebut menuai beragam respon dari warganet.

Menurut sebagian netizen, mengadakan aksi unjuk rasa di tempat tersebut justru mengganggu kegiatan mereka, terutama bagi yang bekerja di kawasan tersebut.

Pasalnya, di sekitar kawasan Bundaran HI terdapat sejumlah gedung perkantoran, sehingga aksi tersebut dinilai dapat mengganggu aktivitas pekerja maupun mobilitas masyarakat di sekitarnya.

"Kami yang pergi kerja jg harus cari jalan lain buat pulang/pergi kerja, kalo demo nya bentar mah gpp, ini lama dan ganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan" ujar akun @shyvareyhanaa dalam komentar TikTok

Namun, banyak juga yang merasa bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk mewakilkan aspirasi masyarakat.

Page Break

"Saya penguna jalan sudirman tapi buat saya tidak mengangu, ini untuk kepentingan rakyat nanti" ungkap akun @buyuang dalam komentar TikTok.

Beberapa waktu setelah aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut berlangsung, muncul sebuah unggahan di platform X yang menyebut bahwa pelaksanaan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI merupakan ide yang cukup baik.

Ini Alasan Demo Digelar di Bundaran HI

Terdapat sebuah unggahan di platform X dari akun @ejaaipongg yang menyampaikan opini mengenai pelaksanaan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI.

Ia menyatakan bahwa adanya demo mahasiswa di kawasan tersebut merupakan lokasi yang strategis. Salah satunya karena akses internet mudah dijangkau dan kecil kemungkinan bisa dilumpuhkan atau take down.

Pasalnya, apabila akses internet pada area tersebut mengalami gangguan, dampaknya bisa merambaat ke berbagai sektor vital di sekitarnya.

Area tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian di Jakarta, seperti perhotelan, pusat belanja, hingga perkantoran.

Selain itu, Bundaran HI termasuk lokasi strategis, sehingga mudah menarik perhatian lebih besar dari berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.

Hal tersebut cukup berbeda jika demo di depan gedung DPR-MPR yang merupakan kawasan pemerintahan sehingga lebih mudah dibatasi.

"Baru paham kenapa UI milih demo di Bundaran HI, karena "AKSES INTERNET" mudah dan bisa kejangkau, bayangkan kalo internet di Bundaran HI dibuat down/dilumpuhkan seperti di depan gedung DPR-MPR, maka dampak INSTAN domino pd sektor sektor vital di HI membuat pusat ibu kota mengalami kerugian ekonomi dan risiko politik yang besar.

GEOPOLITIK nya jauh melebihi kalkulasi pengamanan biasa. Memicu ketegangan internasional dan tuduhan pelanggaran KONVENSI WINA tentang Hubungan Diplomatik antar negara.

Karena selama ini demo di depan gedung DPR gampang di blok dan rawan kena taktik divide et impera (mudah di adu domba).

Page Break

Objek vital di HI bukan sembarangan. perputaran ekonomi nya sungguh luar biasa." tulis akun @ejaaaipongg dalam unggahannya di platfrom X pada (28/8/2026).

Unggahan tersebut menarik perhatian warganet, banyak yang setuju dengan opini yang ditulis sehingga menuai respon positif dari berbagai kalangan.