ARASVARA.ID - Sebagian orang mengira personal branding hanya digunakan untuk tampil di depan publik tanpa tujuan yang jelas.
Padahal, citra diri tersebut bisa menjadi sarana untuk menunjang karier seseorang. Karena, di era digital, para rekruter mulai melirik kandidat melalui profil media sosialnya.
Namun, banyak yang bingung dalam memulai membangun personal branding. Dalam artikel ini terdapat berbagai informasi mengenai pembahasan tersebut. Simak sampai akhir ya.
Apa Itu Personal Branding?
Personal branding merupakan cara seseorang membentuk, menampilkan, dan mengelola citra dirinya di publik, terutama dalam konteks profesional.
Menurut Stephanie Regina, founder Haloka Group, dalam podcast akun Youtube @inourtwenties pada (26/6/2024.), menyatakan bahwa "Personal branding itu adalah sebuah kegiatan untuk kita mengkomunikasikan apa sih yang bisa kita konstribusikan buat orang-orang di sekitar kita".
Hal ini dilakukan agar orang lain mengetahui keahlian, prinsip yang dipegang, nilai diri yang dimiliki, cara komunikasi, hingga reputasi yang terbangun dari waktu ke waktu.
Di era digital, seseorang tidak hanya dikenal melalui pertemuan secara langsung. Unggahan di media sosial, profil LinkedIn, hingga cara berinteraksi di ruang publik dapat membentuk persepsi tertentu di mata orang lain.
Tanpa disadari, berbagai hal tersebut menjadi bagian dari citra diri yang dapat memengaruhi pandangan seseorang, bahkan sebelum adanya interaksi secara langsung.
Apa Saja Manfaat Membangun Personal Branding?
1. Membangun Kepercayaan
Adanya personal branding yang kuat membantu membangun kepercayaan pihak lain seperti klien, kolega, dan atasan terhadap keahlian sesorang sebelum menjalin kerja sama.
2. Membuka Peluang Baru
Citra diri yang sudah terbentuk dapat membuka peluang baru dalam perjalanan karier karena memiliki kesempatan untuk mendapatkan tawaran pekerjaan, ajakan bekerja sama, hingga tampil di depan publik sebagai pembicara.
3. Membedakan Diri dari Kompetitor
Penampilan yang telah dibentuk bisa membantu seseorang memperlihatkan sisi uniknya dibanding kandidat lain seperti gaya berbicara, etos kerja, dan cara berpikir.
4. Membangun Jaringan Profesional yang Relevan
Dengan membangun citra diri secara konsisten mampu menarik pihak lain yang memiliki minat dan bidang serupa mendekat. Sehingga mempermudah memperluas relasi.
5. Memperkuat Nilai Diri
Seseorang dengan reputasi yang jelas cenderung memiliki nilai diri yang lebih kuat karena mampu menunjukkan keahlian, pengalaman, dan karakter yang menjadi keunggulannya.
Mengapa Personal Branding Penting untuk Karier?
Terdapat beberapa alasan membangun personal branding di dunia profesional menjadi suatu hal penting untuk menunjang karier, yaitu sebagai berikut:
1. Rekrutmen Cenderung Melalui Digital
Banyak rekruter yang melakukan riset melalui LinkedIn atau media sosial sebagai langkah awal menilai kandidat sebelum mengambil keputusan atau menghubunginya.
Seseorang dengan nilai diri yang kuat bisa menjadi kandidat unggul karena mampu menunjukkan keahlian, karakter, dan keunikan yang membedakannya dari kandidat lain.
2. Dunia Kerja Semakin Kompetitif
Daya saing di dunia kerja semakin kompetitif, keahlian teknis dirasa tidak cukup untuk seseorang tampil sebagai kandidat kuat. Dengan adanya citra diri mampu membantu seseorang memiliki nilai tambahan di mata rekruter.
3. Peluang Kerja Datang dari Berbagai Arah
Personal branding yang kuat mampu membantu seseorang memiliki peluang memperoleh tawaran pekerjaan atau kerja sama dari berbagai arah.
4. Membangun Kepercayaan
Di era digital, terdapat pekerjaan yang tidak perlu tatap muka atau interaksi langsung seperti remote atau hybrid. Dengan adanya profil yang jelas mampu membangun kepercayaan kedua belah pihak meski tidak ada interaksi secara langsung.
5. Mendukung Pertumbuhan Karier Jangka Panjang
Profil profesional yang dibangun secara bertahap dan bertahan lama berguna untuk keberlangsungan karier di masa depan, sehingga bisa meraih pekerjaan yang diinginkan.
Bagaimana Cara Membangun Personal Branding untuk Menunjang Karier?
Melansir dari akun TikTok @enggitglory, ia membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membangun personal branding dalam dunia karier, yaitu sebagai berikut:
1. Tentukan Positioning
Positioning merupakan strategi menempatkan citra diri dan keahlian di mata publik. Dengan begitu, setiap orang dapat mengetahui kemampuan dan ciri khas diri kamu.
2. Bangun Personal Narrative
Ceritakan atau bagikan berbagai hal tentang diri sendiri, mulai dari perjalanan karier, keahlian, hingga nilai diri yang dimiliki.
3. Optimalkan Digital Proses
Bangun profil digital yang kuat dengan mendeskripsikan diri secara jelas, serta aktif membagikan berbagai kegiatan profesional di dalamnya.
FAQ
- Apa itu personal branding?
Personal branding adalah cara mengelola citra diri sendiri di depan publik.
- Apa manfaat personal branding?
Membangun kepercayaan, membuka peluang baru, membedakan diri, membangun jaringan professional, dan memperkuat nilai diri.
- Bagaimana cara membangun personal branding?
Tentukan citra diri di depan publik, bagikan cerita perjalanan karier, dan bangun profil digital.
Untuk memulai membangun personal branding membutuhkan keberanian dan kepercayaan diri tampil di depan publik. Hal ini bisa menjadi nilai tambahan dalam perjalanan karier seseorang.