ARASVARA.ID - Taman Nasional Way Kambas, Lampung dikenal sebagai salah satu tempat bagi gajah Sumatera yang masuk ke dalam destinasi wisata untuk menjaga dan melindungi berbagai jenis flora dan fauna.
Banyak daya tarik yang membuat pengunjung berdatangan ke Taman Nasional Way Kambas seperti gajah Sumatera, tapir, rusa, harimau Sumatera hingga tumbuhan meranti, rengas dan jenis bunga serta jamur.
Tempat ini sekarang sedang mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan petugas masih berusaha melakukan pemadaman sejumlah titik api.
Kebakaran kali ini menerobos area lahan gambut yang didominasi tanaman kering.
Tampak asap tebal juga masih menyelimuti area hingga penutupan juga masih dilakukan.
Pasalnya, Karhutla di kawasan tersebut seluas 673,4 hektar.
Karhutla Taman Nasional Way Kambas
Melansir dari laman Kompas, kebakaran juga mulanya terjadi pada Jumat 21 Agustus 2026 dan terus meluas hingga Rawa Mbah Sapon.
Api pertama kali muncul di kawasan Jati 3, Resort Kuala Penet, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur.
Padahal wilayah ini menjadi salah satu tempat destinasi wisata yang ditetapkan pada tahun 1991.
Sejarah Taman Nasional Way Kambas
Taman Nasional Way Kambas telah ditetapkan menjadi taman nasional sejak 13 Maret 1991.
Pengelolaannya dilaukan oleh Sub Balai Konservasi Sumber Daya Alam (SBKSDA) yang berubah jadi Balai Taman Nasional Way Kambas.
Taman tersebut sudah berada sejak era pemerintah Belanda dan mengalami perubahan nama sesuai aturan yang berlaku.
Hal Menarik Taman Nasional Way Kambas
Taman Nasional Way Kambas memiliki berbagai satwa liar yang populasinya telah berkurang drastis.
Dengan adanya taman tersebut, hewan langka bisa terlindungi dengan cukup baik.
Terdapat beberapa satwa tersebut antara lain tapir, gajah Sumatera, rusa sambar, harimau Sumatera, beruang madu, badak Sumatera, kijang, kucing emas dan beberapa hewan lain yang terancam punah.
Untuk jenis tumbuhannya ada meranti, rengas, kiara, merbau, pulai, mahang, aren, serdang, metroxylon elatum, sempur, damar, keruing, puspa, semak, cemara pantai, ketapang, nyamplung dan berbagai jenis jamur.
Harga Tiket Masuk Taman Nasional Way Kambas
1. Tiket Hari Biasa
Wisatawan asing: Rp150.000 per orang
Wisatawan lokal: Rp5.000 per orang
Pelajar/mahasiswa asing: Rp100.000 per orang
Pelajar/mahasiswa Lokal: Rp3.000 per orang
2. Tiket Hari Libur
Wisatawan asing: Rp225.000 per orang
Wisatawan lokal: Rp7.000 per orang
Pelajar/mahasiswa asing: Rp100.000 per orang
Pelajar/mahasiswa Lokal: Rp3.000 per orang
3. Biaya Parkir Kendaraan
Roda 2: Rp5.000 per hari
Roda 4: Rp10.000 per hari
Roda 6: Rp50.000 per hari
Sepeda: Rp2.000 per hari
4. Biaya Tambahan
Berkemah dan menyusuri hutan: Rp5.000 per orang
Pengamatan: Rp10.000 per orang
Outbound training: Rp150.000 per orang
Pelajar berkemah dan menyusuri hutan: Rp2.500 per orang
Pelajar pengamatan: Rp5.000 per orang
Pelajar outbound training: Rp75.000 per orang
5. Biaya Khusus Pihak Tertentu
Biaya video per paket: Rp10.000.000
Handycam: Rp1.000.000
Foto: Rp250.000
6. Biaya Penelitian
Wisatawan asing penelitian kurang dari 1 bulan: Rp5.000.000 per orang
Wisatawan asing penelitian 1-6 bulan: Rp10.000.000 per orang
Wisatawan asing penelitian 1-12 bulan: Rp15.000.000 per orang
Wisatawan lokal penelitian kurang dari 1 bulan: Rp100.000 per orang
Wisatawan lokal penelitian 1-6 bulan: Rp.150.000 per orang
Wisatawan lokal penelitian 1-12 bulan: Rp250.000 per orang
Sekian informasi terkait keindahan Taman Nasional Way Kambas yang terletak di Lampung.