ARASVARA.ID - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja lepas atau freelance di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga mencapai 36 juta orang.
Data tersebut selaras dengan berbagai konten yang membahas jenis pekerjaan ini di media sosial. Konten tersebut cenderung memiliki engagement tinggi.
Hal ini menunjukkan tingginya minat warganet untuk menjadi freelancer. Mereka menilai sistem kerja lepas bisa memberikan kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman.
Apa Itu Kerja Freelance?
Kerja freelance merupakan pekerjaan yang dilakukan secara mandiri tanpa terikat sebagai karyawan tetap.
Biasanya, pekerja menawarkan jasa atau keahlian yang mereka miliki untuk bekerja sama dengan klien maupun perusahaan.
Ketentuan waktu dalam sistem ini tergantung kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.
Selain itu, pekerja juga diperbolehkan mengambil job di tempat yang berbeda selama mampu menyelesaikan proyek. Hal ini bisa menjadi jalan untuk menambah jumlah pemasukan.
Apa Saja Kerja Freelance yang Cocok Untuk Gen Z?
1. Event Organizer (EO)
Generasi muda cenderung menyukai pekerjaan yang berkaitan dengan suatu acara, karena bisa terjun langsung dan berkonstribusi di dalamnya.
Selain itu, proyek ini dapat menjadi wadah memperluas relasi. Sebab, akan bertemu dengan orang baru, baik dari kalangan rekan sejawat maupun klien.
Pada umumnya, tugas yang dikerjakan diantaranya menerencanakan konsep dan rundown, mengelola vendor, mengatur budget dan timeline, koordinasi tim, hingga menangani problem dalam acara.
Keterampilan yang perlu dimiliki yaitu manajemen waktu dan proyek, komunikatif, problem solving dan ketelitian.
2. Wedding Organizer (WO)
Sekilas jobdesk wedding organizer mirip dengan EO. Namun, mereka lebih spesifik, karena mengatur acara pernikahan, seperti akad, resepsi hingga siraman.
Keterampilan yang dibutuhkan diantaranya, komunikatif, sabar dan berempati, serta multitasking.
3. Content Creator
Seorang content creator bukan hanya berani tampil di depan kamera saja, melainkan perlu memiliki kreatifitas untuk menghasilkan ide konten.
Selain itu, perlu adanya kemmapuan riset tren, editing, copywriting, storytelling, dan paham algoritma platfrom sosial media.
4. Virtual Assistant
Tugas seorang virtual assistant diantaranya mengelola jadwal klien, menyusun laporan, serta mengurus administrasi data dan dokumen yang dibutuhkan klien.
Bagi kamu yang minat dalam bidang ini, diperlukan kemampuan manajemen yang baik, komunikatif, disiplin serta mampu bekerja remote secara mandiri.
5. Fotografer dan Videografer
Keterampilan yang dibutuhkan oleh foto dan videografer yaitu teknik pemotretan momen, editing, dan komunikatif. Dengan begitu, talent akan merasa puas terhadap hasil kerja kamu.
6. Barista
Barista yaitu seseorang yang bekerja membuat dan menyajikan minuman, terutama kopi, baik di kafe, kedai, maupun restoran.
Pada umumnya, tugas mereka diantaranya membuat minuman, mengoperasikan mesin kopi, melayani pelanggan, dan mengelola stok bahan baku.
Mereka perlu mempunyai keterampilan dalam teknik brewing dan latte art, pengetahuan kopi yang luas, serta kecepatan saat bekerja.
7. Makeup Artist (MUA)
Pekerjaan ini tidak hanya untuk gender perempuan, bagi pria yang menyukai seni memoles wajah juga dapat bekerja dalam bidang ini.
Kemampuan yang diperlukan diantaranya teknik makeup, pemahaman tentang kulit, kesabaran, ketelitian, serta manajemen waktu.
Beberapa bidang kerja freelance di atas cukup diminati Gen Z, baik untuk memperoleh pendapatan tetap, penghasilan tambahan, atau sekadar memanfaatkan waktu luang. Selain itu, bisa juga menjadi tempat belajar dan menambah pengalaman kerja.