ARASVARA.ID - Akun TikTok @black.sheep8208 kerap membagikan kreasi hidangan kekinian dengan mengganti bahan utama menggunakan kimpul.
Konten tersebut berhasil menarik perhatian warganet. Mereka penasaran dengan tanaman bernama kimpul, mulai dari bentuk umbi hingga cara pengolahannya.
Untuk mengetahui berbagai informasi tentang kimpul. Kamu dapat membaca artikel ini hingga akhir. Simak selengkapnya.
Apa itu Kimpul?
Kimpul merupakan salah satu jenis tanaman umbi-umbian dari famili Araceae, yang masih berkerabat dengan talas. Tanaman dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium ini banyak ditemukan di wilayah beriklim tropis, termasuk Indonesia.
Tanaman kimpul memiliki batang yang kokoh dengan tinggi mencapai dua meter dan daun berbentuk seperti hati atau anak panah. Sementara itu, umbinya berbentuk lonjong dengan kulit luar berwarna cokelat muda. Bagian daging umbinya berwarna putih dan mengandung getah.
Manfaat Kimpul
Sama seperti umbi-umbian lainnya, kimpul juga memiliki kandungan yang baik untuk tubuh sehingga dapat menjadi sumber pangan pengganti nasi.
1. Membuat Rasa Kenyang Lebih Lama
Kimpul mengandung karbohidrat kompleks dan serat pangan yang dapat membantu memperlambat proses pencernaan. Kandungan tersebut membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga dapat menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam menu sehari-hari.
2. Menjaga Kadar Gula Darah
Kandungan serat dan pati dalam kimpul dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat di dalam tubuh. Dengan begitu, kadar gula darah meningkat secara perlahan sehingga mampu membantu mencegah diabetes.
3. Memperbaiki Tekanan Darah dan Fungsi Jantung
Kimpul kaya kandungan mikronutrien seperti kalium, kalsium dan fosfor yang berguna membantu mengendalikan tekanan darah dan memperbaiki fungsi jantung.
Cara Mengolah Kimpul
Kimpul memiliki getah dan kristal kalsium oksalat yang dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit ataupun lidah saat dimakan, sehingga perlu melalui pengolahan yang tepat sebelum dikonsumsi.
1. Rendam Pakai Air Garam
Setelah kulit umbi kimpul dikupas, langkah selanjutnya adalah merendam bagian dagingnya dengan air garam dan diamkan selama 30 menit sampai satu jam.
Larutan garam pada air mampu mengurangi kandungan kristal kalsium oksalat pada kimpul sehingga tidak menyebabkan gatal saat dikonsumsi. Setelah itu, cuci kembali dengan air bersih untuk menghilangkan sisa getah dan rasa asin dari garam.
2. Rebus Hingga Matang
Kimpul perlu direbus hingga benar-benar matang dan bertekstur lunak. Proses ini dilakukan untuk membantu mengurangi getah yang terdapat pada bagian dalam daging umbi.
3. Buang Air Rebusan
Senyawa kristal pada kimpul terlepas saat proses perebusan dan tercampur menjadi satu dengan airnya. Sehingga air tersebut perlu dibuang agar tidak ada kandungan penyebab gatal yang tersisa.
Dengan mengetahui manfaat dan cara pengolahan yang tepat, kamu dapat berkreasi menggunakan kimpul sebagai hidangan sehari-hari. (Nur)